Tamu VIP Tarik Meja dan Kursi Sendiri

PALEMBANG, SIMBUR  – Event Palembang Expo 2019 yang menjadi salah satu event andalan pemerintah kota (Pemkot) Palembang resmi ditutup, Senin (24/6) sore. Suasana tidak begitu ramai karena kurangnya animo masyarakat kota Palembang.

Penutupan tersebut sempat diwarnai dengan aksi angkat kursi dan meja sendiri oleh para tamu VIP, karena tenda tribun tidak bisa melindungi para tamu yang duduk di kursi paling depan. Alhasil, teriknya matahari siang menjelang sore, tidak tertahankan lagi oleh tamu VIP.

Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Perekonomian Rakyat, H Faizal AR yang mewakili Wali Kota dan Wakilnya, sampai harus meringkas kata sambutan penutupan dari Wali Kota (Wako) Palembang, agar Tamu VIP tidak lebih lama dibawah sengat matahari.

Dalam sambutannya, Asisten 1 menyampaikan harapan Wako agar masyarakat kota Palembang lebih mengenal UMKM dalam roda ekonomi kota Palembang melalui produk-produknya.

“Semoga event ini dapat mendorong masyarakat untuk berusaha dan juga mendapatkan informasi serta edukasi tentang produksi UMKM yang ada di Kota Palembang. UMKM diharapkan dapat menggiatkan dan menggerakkan ekonomi masyarakat, meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) kota Palembang,” ujarnya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang juga mengapresiasi seleruh peserta expo, dan berharap event tersebut akan terus berlanjut di tahun-tahun mendatang. “Walaupun ada kelemahan atau kekurangan, mari bersama-sama menyiapkan. Kepada OPD yang bertanggung jawab untuk melakukan evaluasi, sehingga pelaksanaan di tahun mendatang pelaksanaan pamaran seperti ini semakin meriah. Bahkan kalau bisa masyarakat Palembang tahu dan mau hadir. Untuk itu, kita buat dan dirancang supaya bagaimana menarik perhatian masyarakat,” pungkasnya.

Informasi yang diperoleh dari panitia, walaupun tampak tidak begitu ramai, panitia mengklaim jika pengunjung yang hadir selama penyelenggaraan Palembang Expo mencapai kurang lebih 5 ribu pengunjung, yang dilihat dari daftar buku tamu di setiap tenant yang ada. Panitia juga melaporkan jika transaksi yang terjadi sepanjang pelaksanaan expo sekitar Rp 3,5 miliar, yang diklaim naik sekitar 75 persen dari Palembang expo tahun lalu. (dfn)