- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Kepergok Bobol Rumah, Buruh Bujangan Tewas Diamuk Massa
PALEMBANG, SIMBUR – Nahas dialami Saripudin (24). Warga Jalan Betawi, Lorong Cemara, No 1845, RT 52/13, Kelurahan Lebung Gajah itu tewas dihajar massa. Dia diduga terlibat aksi pencurian di Jalan Karya 60, RT 32/04, Kelurahan Srimulya, Kecamatan Sako, Senin (17/6) sekitar pukul 23.30 WIB.
Sementara, rekannya Farcos M Isa (29) warga Jalan Karya 60, RT 32/04, Kelurahan Sri Mulya, Kecamatan Sematang Borang, selamat namun dengan kondisi babak belur menjadi bulan-bulanan warga. Usai kejadian jasad Saripudin yang tewas, dibawa ke RS Bhayangkara untuk divisum oleh pihak kepolisian Polsek Sako.
Kanit Reskrim Iptu Firman SH mengatakan pemilik rumah Heriyanto mendengar suara mencurigakan, saat diperiksa ada 2 pelaku pencurian. “Satu pelaku meninggal pelaku bernama Saripudin, usai dihakimi massa, satu diamankan di Polsek Sako itu Marcos. Pelaku belum mengambil barang, tetapi sudah mencongkel jendela,” ungkapnya.
Keterangan kakak korban, Sarkam (30) Saripudin tinggal di Jalan Betawi 1, kelurahan Sako.”Tidak satu rumah, jam 04.00 pagi tadi dapat kabar. Terakhir ketemu Senin ini, cuma main tempat keluarga habis itu pulang,” ungkapnya.
Diteruskannya, Saripudin ini masih lajang dengan kesehariannya sebagai buruh bangunan. “Saripudin iya ini adik saya. Dia ini bungsu dari 6 bersaudara. Setelah kami pastikan rupaya sudah meninggal dunia,” timpalnya.
Tindak pencurian tersebut menyasar rumah milik Heriyanto (41). Kejadian tengah malam itu, berawal dari saksi Arivai (42) bersama rekannya hendak menjaga rumah tersebut, karena pemiliknya sedang keluar Palembang. Arivai lantas pergi ke rumah ketua RT setempat, jelang tengah malam saat mereka melintas di rumah korban mendengar suara mencurigakan dari dalam.
Mereka pun mengawai dan mengintai keadaan, rupaya sedang ada 2 pelaku pencurian sedang berada di dalam rumah. Pelaku yang sadar aksinya ketahuan warga, bergegas lari dengan melompat melewati jendela.
Kejar-kejaran terjadi, apesnya kedua pelaku terkepung, hingga babak belur dihajar massa. Nahas bagai Saripuddin tewas di lokasi kejadian, hingga dilarikan ke RS Bhayangkara, sementara Marcos babak belur selamat dengan dijebloskan ke Polsek Sako. (kbs)



