- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Tol Kapalbetung Siap Dilintasi Pemudik
KAYUAGUNG, SIMBUR – Pengguna jalan khususnya pemudik dipastikan sudah dapat melintasi ruas jalan tol Kayu Agung-Palembang-Betung (Kapalbetung). Hal tersebut diungkapkan Gubernur Sumatera Selatan di sela-sela meninjau ruas tol Kapalbetung, Selasa (28/5).
Didampingi Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara dan Kasdam II/Sriwijaya Brigjen TNI Syafrial, Gubernur dan rombongan menyusuri ruas jalan utama yang dimungkinkan akan dilewati pemudik menjelang dan sesudah Idulfitri 1440 Hijriah.
Dimulai dari kawasan Jakabaring, dilanjutkan dengan meninjau exit tol Kapalbetung Km 0 di Desa Celikah Kecamatan Kota Kayuagung Kabupaten OKI. Ruas ini diprediksi akan ramai digunakan pemudik yang hendak lebaran di kampung halaman. “Kami sengaja meninjau ruas tol Kapalbetung ini. Ternyata saat ini sudah dapat dilintasi oleh pemudik. Meskipun masih dalam tahap fungsional karena belum selesai 100 persen,” tegas Herman Deru.
Dalam tinjauannya ke ruas tol Kapalbetung tersebut Gubernur juga mengecek sejumlah fasilitas pendukung yang ada di kawasan rest area seperti toilet dan mushola dan fasilitas pendukung lainnya. “Kenyamanan pemudik akan diberikan maksimal seperti rest area, toilet, tempat ibadah dan SPBU portable diharapkan juga disediakan,” harap Gubernur.
Dari hasil pantauannya Gubenur yakin ruas tol Kapalbetung siap dilewati pemudik. Bahkan sebagai tanda sudah siap dilintasi akan digelar soft launching pada Rabu (29/5). “Pada 29 Mei akan diadakan soft launching sebagai tanda tol ini resmi digunakan arus mudik dan arus balik lebaran nanti,” terangnya.
Menurut Gubernur, ada sejumlah alasan mengapa jalan tol dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi pemudik. Beberapa alasan diantaranya dapat mempersingkat jarak tempuh. Seperti Palembang – Kayuagung sekitar waktu tempuh 50 persen waktu tempuhnya dapat dipangkas jika dibanding melewati jalan non tol. Atau dengan kata lain Palembang-Lampung bisa tembus lima jam perjalanan darat
“Jika lewat tol, etimasi jarak tempuh Palembang -Desa Celikah Kecamatan Pematang Panggang Kabupaten OKI memakan waktu kurang lebih 30 menit. Sedangkan sebelumnya lebih dua jam setengah apalagi kalau lagi macet. Saat ini kitaberada di kilomter nol ruas tol Kapalbetung. Secara umum fungsionalnya sudah saya tinjau hanya ada beberapa titik perlu pengerasan lagi. Mudah-mudahan besok ketika di launching sudah rampung 100 persen,” tandasnya.(kbs/rel)



