- Deninteldam II/Sriwijaya Gagalkan Pengiriman 1 Kg Sabu dari Palembang ke Empat Lawang
- Kerja Sama BKN dan Microsoft Indonesia, Latih 145 Ribu ASN Hadapi Era AI
- SMSI Petakan Pengaruh Politik Global dan Masa Depan Pers Nasional
- Kemendagri Perkuat Penanggulangan Kemiskinan di Sumatera Selatan
- Lindungi Profesi Humas dengan Sertifikasi, Sinergi Gerakan Indonesia Bicara Baik dan Program Public Service Obligation
Ibu Kandung Sembelih Anak lalu Bunuh Diri, Bukan akibat Gagal Nyaleg
PALEMBANG, SIMBUR – Warga Jalan Swakarya, Kelurahan Demang Lebar Daun, Kecamatan Ilir Barat I Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Kamis (18/4) dikejutkan dengan penemuan mayat Karlia Nadia Ganta Sanova (37) dan anak perempuannya, US (7) yang tewas dengan luka di leher. Diduga sebelum bunuh diri, Lidya terlebih dulu membunuh anaknya dengan menyembelih leher US, setelah itu Lidya menggorok lehernya sendiri.
Beredar informasi di media sosial yang mengatakan bahwa Lidya merupakan salah satu caleg yang diduga gagal. Entah dari mana asal informasi tersebut, namun tidak sedikit netizen yang percaya akan hal itu.
Kapolsek Ilir Barat I, Kompol Masnoni dengan tegas mambantah hal itu. Dari keterangan yang diperoleh, tidak ada satu pun informasi dari pihak keluarga yang menyatakan jika Lidya adalah salah satu caleg. “Tidak, bukan, bukan. Dari pihak keluarganya pun tidak ada yang ngomong,” tegasnya.
Karlia Nadia Gantasanova dan anaknya Sakinah ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya sekitar pukul 10.00 WIB. Saat ditemukan keduanya telah tewas dengan keadaan luka di bagian leher di kedua jenazah. Informasi yang dihimpun, sebelum ditemukan tewas korban baru saja tiba di rumahnya dengan mengendarai mobil Daihatsu Ayla dengan nopol BG 1061 UH. Korban bersama anaknya turun dari mobilnya, kemudian anaknya memanggil ibunya sambil masuk ke dalam rumahnya. Tak lama setelah itu sekitar setengah jam mendapat kabar keduanya tewas. (dfn)



