Bupati Dodi Reza Jadi Motor Penggerak Sistem Transportasi Terintegrasi di Muba

# Terapkan Teknologi dan Peralatan Canggih

# Bus Damri Palembang-Sekayu Resmi Beroperasi

 

SEKAYU, SIMBUR – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) terus melakukan inovasi, khususnya dalam bidang transportasi. Dengan menerapkan teknologi dan peralatan canggih, Bupati Dodi Reza senantiasa menjadi motor penggerak sistem transportasi yang terintegrasi (Damri, LRT, dan tol Trans Sumatera) untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Muba itu sendiri.

Hal itu diungkap Bupati Dodi Reza saat me-launching Operasional Bus AKDP Damri antar kota tujuan Sekayu-Palembang dan Palembang-Sekayu. Launching Damri berlangsung di halaman Kantor Bupati Muba, Senin (12/11).

“Penggunaan teknologi dan peralatan tercanggih akan kami usahakan. Ini tahap awal. Nanti Pemkab akan terus berkoordinasi dengan pihak Damri untuk memerhatikan khusus di aspek keselamatan dan ketepatan waktu. Artinya, Damri jangan sampai ada delay/keterlambatan tidak sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. Masyarakat butuh kepastian waktu, maka pelayanan harus ditingkatkan,” ujar Dodi.

Dijelaskannya, dua unit bus Damri resmi beroperasional. “Cukup bayar ongkos Rp30 ribu masyarakat sudah bisa menikmati bus Damri yang nyaman dan aman tujuan Sekayu-Palembang dan Palembang-Sekayu,” ungkap Dodi kepada wartawan.

Dikatakannya pula, launching Operasional Bus AKDP Damri ini baru tahap awal dan ke depan nantinya akan diperluas guna mengakomodir masyarakat di Kecamatan lainnya di Kabupaten Muba.”Pemkab Muba juga akan terus berkoordinasi dengan pihak Damri guna memerhatikan aspek keselamatan,” ujarnya.

Masih kata Dodi, Damri Sekayu juga memberikan asuransi bagi penumpang. “Jadi, penumpang diberikan juga asuransi Jasa Raharja. Kalau animo masyarakat tinggi terhadap pengunaan operasional Damri, tahun depan operasional akan ditambah sekitar 3 unit bus,” terangnya.

Dodi juga mengatakan, Damri adalah kendaraan feeder untuk LRT, kendaraan pengumpan yang mana masyarakat yang ingin ke Palembang ingin menaiki LRT bisa langsung turun Damri ke loket LRT. Kemudian untuk tahap awal karcis masih manual tapi nantinya akan terintegrasi dengan e-money yang dikeluarkan juga oleh Bank Sumsel dan langsung untuk penggunaan LRT, jadi nantinya akan ada tiket terusan.

“Kedepan juga untuk memudahkan masyarakat yang di pinggiran Sekayu, daerah turban, plural seperti yang ada di Kecamatan Sungai Keruh, Keluang, Sanga Desa itu nanti akan ditambah armada yang lebih kecil untuk diangkut menuju terminal pool Damri dengan tiket terusan  langsung naik LRT, “ujarnya.

Terkait rencana pengembangan transportasi ke depan, Dodi berharap juga antisipasi untuk jalan tol Palembang- Betung akan beroperasi tahun 2019, sehingga transportasi dari Sekayu – Palembang kurang lebih akan terpangkas 2 jam. Ini akan membuat masyarakat menjadi lebih nyaman dalam menggunakan transportasi darat. Kemudian tahun 2020 akan diresmikan Jalan Tol Betung-Jambi, pintu Tol-nya yang akan keluar diruas Jambi itu nanti kita minta di dekatkan dengan mulut jalan segitiga emas yang sedang kita bangun, sehingga masyarakat kita yang tinggal di daerah  Muba yang ingin berpergian keluar daerah bisa lebih cepat mobilisasinya memangkas waktu yang  akan menjadi lebih cepat.

Sementara itu, Kepala Dishub Pemkab Muba Pathi Ridwan menjelaskan operasional angkutan bus Damri Sekayu-Palembang dan Palembang-Sekayu dilakukan setiap hari, untuk jam operasional Sekayu-Palembang pagi pukul 06.00 WIB dan sore pukul 16.00 WIB dan Palembang Sekayu pagi pukul 05.00 WIB, sore pukul 16.00 WIB. “Nah, untuk pool sendiri yakni kalau di Sekayu dipusatkan di Terminal Randik, sedangkan pool Palembang terletak di KM 5, pool Damri KM 9, dan pool Terminal Alang-Alang Lebar,” jelasnya.

Ia menambahkan, operasional bus AKDP Damri Sekayu juga terkoneksi dengan penggunaan LRT Sumsel serta nantinya juga akan terhubung dengan Tol Jambi-Betung. “Operasional bus AKDP Damri Sekayu juga nantinya dinilai akan   meningkatkan jumlah penumpang LRT Sumsel serta dapat menunjang persiapan operasionalnya jalan Tol Jambi-Betung,” tukasnya.(red/rel)