- Ratusan Kades Hadiri Pelantikan SMSI Lahat
- Tekankan Objektivitas dalam Sidang Pankar Pamen dan Pama Triwulan I Tahun 2026
- Satu Warga Tewas, Puluhan Pasien Rumah Sakit di Manado Dievakuasi akibat Gempa dan Tsunami
- Pastikan Aset Negara di Bawah TNI AD Tertib Administrasi dan Punya Kepastian Hukum
- Jembatan SP 4 Plakat Tinggi Ambrol, Kondisi Jalan Mendesak Diperbaiki
Pesan Berantai Hoax, Tidak Ada Kenaikan Harga BBM
PALEMBANG – Kabar hoax terkait kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) beredar di jejaring media sosial. Disebutkan pada pesan berantai melalui WhatsApp bahwa telah terjadi kenaikan BBM pada malam hari. “Malam ini jam 24.00 BBM naik.” Tertulis harga premium Rp9.500, Pertalite Rp11 Ribu, Pertamax Rp14 ribu, Bio Solar Rp8.250, dan Dexlite Rp 13 ribu.
Pantauan di sejumlah SPBU di kota Palembang sejak akhir pekan, Sabtu (8/9), ternyata tidak ada kenaikan harga BBM. “Harga (BBM) tidak naik, Mas. Pasti itu pesan berantai, hoax. Saya juga dapat (dari WA),” ungkap seorang petugas SPBU di Palembang.
Sementara, PT Pertamina (Persero) dalam rilisnya menegaskan, meski terjadi tekanan dollar terhadap nilai tukar rupiah, harga bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pertamina tidak mengalami kenaikan.
“Harga BBM Pertamina masih tetap dan belum ada rencana penyesuaian harga,” tegas Vice President Corporate Communication Pertamina, Adiatma Sardjito melalui keterangan tertulisnya.
Sebagai salah satu badan usaha hilir migas, Pertamina akan terus memantau kondisi nilai tukar rupiah ini. Adiatma berharap agar Pertamina tetap mampu menjaga penyediaan dan melayani kebutuhan BBM di masyarakat.
Selaku Badan Usaha, Pertamina akan melaporkan setiap perubahan harga BBM kepada Pemerintah cq Menteri ESDM, sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 34 Tahun 2018 tentang Perhitungan Harga Jual Eceran BBM. “Pertamina patuh pada aturan Pemerintah bahwa setiap penyesuaian harga harus dilaporkan dahulu,” jelas Adiatma.(kbs)



