- Hadapi Dampak Krisis Global dengan Indonesia Bicara Baik
- Jon Heri Kembali Pimpin SMSI Sumsel
- Sebelas Detik Mengubah Makna: Ketika Algoritma Mengalahkan Fakta
- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
Sah Menang Pilkada, Iskandar-Shodiq Pimpin OKI hingga 2024
KAYUAGUNG, SIMBURNEWS – Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), H Islandar SE – H M Dja’far Shodiq ditetapkan sebagai pemenang dalam Pilkada OKI 2018. Hal ini diputuskan Komisi Pemilihan Umum (KPU) OKI dalam rapat pleno terbuka penetapan Paslon terpilih di Sekretariat KPU OKI, Rabu (25/7).
Kemenangan paslon yang juga dikenal dengan sebutan ISO ini diraih setelah mampu memperoleh suara sebanyak 168.508 suara atau 46,80 persen. Sementara paslon nomor urut dua, Abdiyanto-Made Indrawan (Ade) memperoleh suara sebanyak 32,92 atau 118.538 suara dan palson nomor tiga, Azhari Qomarus Zaman (Aqor) memperoleh suara sebanyak 73.012 suara atau 20,27 persen.
Kemenangan ISO dalam pilkada ini juga terbilang mulus dengan tanpa adanya sanggahan yang disampaikan kepada Mahkamah Konstitusi (MK). “Dengan terpilih tanpa permohonan perselisihan di mahkamah konstitusi, maka hal ini dapat ditindaklanjuti pada tahapan penetapan pemenang bupati dan wakil bupati,” kata Ketua KPU OKI, Dedi Irawan.
Dedi mengungkapkan, terselenggaranya Pilkada Kabupaten OKI yang aman dan kondusif merupakan peran dari semua pihak. “Kami selaku penyelenggara berterimakasih atas pengamanan yang diberikan oleh Polri, TNI, serta Pemkab OKI yang telah membantu terselenggaranya Pilkada OKI yang aman dan damai,” ucapnya.
Selain itu, menurutnya, dengan kondusifnya suasana selama pilkada di Kabupaten OKI, KPU OKI mendapatkan dua penghargaan dari KPU Sumatera Selatan (Sumsel), yaitu tertinggi ketiga partisipasi pemilih, serta peringkat kedua SDM terbaik. “Selain itu, kami sampaikan bahwa, dari Rp60 milyar anggaran yang diberikan oleh Pemda OKI, masih bersisa Rp12 milyar. Dan ini akan kita kembalikan,” ungkapnya.
Ucapan terimakasih juga diungkapkan oleh paslon terpilih, H Iskandar SE – H M Dja’far Shodiq. Diungkapkannya, dalam pertandingan ada yang menang dan tentu ada yang kalah. “Namun, berbicara politik bukan berbicara menang kalah, tapi berbicara kedewasaan, berbicara proses pendewasaan. Kondusifitas ini sudah menunjukan bahwa kita sudah mengarah kepada kedewasaan berpolitik,” kata H Iskandar SE dalam pidato perdananya pasca ditetapkan sebagai Bupati terpilih.
“Kalau kemarin masih ada perbedaan pandangan ataupun pilihan, jadikan itu proses demokrasi. Ke depan, kami mengajak untuk bersatu kembali, satukan tujuan satukan langkah untuk menuju harapan Kabupaten OKI yang maju, mandiri, dan sejahtera,” pungkasnya. (yrl)



