Nilai Persiapan Asian Games di Palembang, Presiden: Ada Beberapa Hal yang Perlu Diselesaikan

# Targetkan Indonesia Masuk Sepuluh Besar

 

PALEMBANG, SIMBURNEWS – Presiden Joko Widodo meninjau langsung kesiapan Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Dalam lawatannya ke Jakabaring Sport City (JSC) Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan. Pantauan di lapangan, penilaian Presiden itu benar adanya. Pembangunan venue yang belum rampung seratus persen, proyek LRT yang telat sehingga belumĀ  diresmikan (hanya uji coba), serta kerusakan jalan di Palembang akibat megaproyek infrastruktur penunjang Asian Games lainnya yang melebihi batas waktu.

Menurut Presiden, ada beberapa hal yang memang perlu diselesaikan sehingga semuanya benar-benar rampung. “Saya yakin itu bisa diselesaikan,” ungkap Jokowi saat membuka lomba perahu naga di venue dayung, kawasan Jakabaring Sport City, Sabtu (14/7).

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga mengungkapkan, kejuaraan dayung merupakan salah satu bentuk pemanasan sebelum Asian Games 2018 Agustus mendatang. “Dalam beberapa hari ke depan, akan dilaksanakan kejuaraan dayung piala presiden sebagai pemanasan jelang Asian Games, sekaligus melihat sejauh mana kesiapan tuan rumah,” katanya.

Presiden menilai, Indonesia telah siap menjadi tuan rumah perhelatan akbar olahraga di Asia tersebut. “Tadi sudah saya tinjau beberapa venue yang ada di kawasan ini, dan hampir semuanya 99 persen (siap). Ada sekitar 14 venue di sini, semuanya sudah siap,” ujarnya.

Masih kata Presiden, Indonesia siap menyambut penyelenggaraan Asian games 2018. “Saya ucapkan selamat datang atlet dari 45 negara. Nanti, baik atlet dan official yang akan datang ke Indonesia diperkirakan lebih kurang 16 ribu,” pungkasnya.

Presiden kemudian berharap, kontingen Indonesia ditargetkan mampu masuk dalam 10 besar klasemen pada Asian Games 2018 nanti. Menurutnya, target tersebut merupakan salah satu hal yang cukup realistis.

Jokowi mengungkapkan, target tersebut sudah melalui perhitungan sehingga ditargetkan pada Asian Games kali ini Indonesia masuk 10 besar. “Asian games lalu Indonesia pada perigkat 17, target masuk 10 besar. Dan syukur-syukur masuk ke delapan besar,” ungkapnya.

Terkait cabang olahraga unggulan, dirinya mengungkapkan, hal tersebut menjadi urusan dan tanggungjawab dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan jajarannya. “Cabang unggulannya nanti itu urusan menpora. Semuanya sudah disusun,” katanya.

Sementara itu, Menpora, Imam Nahrowi menjelaskan, seluruh cabang olahraga dalam even tersebut menjadi unggulan dari kontingen Indonesia. “Semua cabang olahraga kita unggulkan, salah satunya dari kayak yang ditargetkan minimal dua medali (emas), demikian juga panjat tebing dan skate board,” ungkapnya.

Terkait persiapan dari para atlet, Imam Nahrowi menjelaskan, hingga saat ini para atlet terus melakukan persiapan salah satunya melakukan pelatnas dan try out di luar negeri. Selain itu, dirinya menambahkan, bahwa bonus besar telah menanti para atlet yang berprestasi khusunya bagi yang berhasil mendulang medali emas. “Presiden mengarahkan bonus untuk peraih emas satu setengah milyar, diangkat menjadi sipil dan bonus rumah,” jelasnya.

Masih kata Imam, fasilitas olahraga yang saat ini berada di kawasan Jakabaring Sport City JSC (JSC), pasca Asian Games tetap akan dipelihara. Salah satunya dengan pemanfaatan fasilitas-fasilitas bertaraf internasional tersebut sebagai tempat menggelar pelatihan nasional. (yrl)