- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Ada Kesempatan Airlangga Jadi Cawapres Jokowi
JAKARTA – Komunikasi politik Presiden Joko Widodo dengan Airlangga Hartarto, ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta terkesan semakin mesra. Hal itu terlihat dari saling tandang dua tokoh politik yang digadang-gadang sebagai pasangan capres dan cawapres 2019.
Presiden Joko Widodo menghadiri buka puasa bersama di DPD partai Golkar DKI Jakarta, Rabu (23/5). Sebelumnya, Presiden sudah lari pagi bersama dengan Airlangga Hartarto yang juga Menteri Perindustrian RI di Kebun Raya Bogor, Sabtu (24/3). Pertemuan tersebut ditafsir semakin menguatkan sinyal capres dan cawapres.
Airlangga mengaku telah membicarakan mengenai peluang Partai Demokrat untuk bergabung dengan koalisi pendukung presiden petahana Joko Widodo dalam PIlpres 2019. “Saya sudah berbicara dengan SBY. Insya Allah kesempatan itu ada,” ujar Airlangga di kantor Dewan Pimpinan Daerah Golkar, Jakarta, Rabu (23/5), dilansir CNN Indonesia.
Sementara, saat jogging bareng di Bogor, Airlangga pernah mengaku siap jika ditunjuk mendampingi Jokowi pada pilpres 2019. Hanya saja, keputusan tersebut sepenuhnya ada di tangan Jokowi. Menurut Airlangga, Jokowi tahu betul sosok yang tepat dan pas untuk menjadi pendampingnya. Meski demikian, Jokowi mengaku, banyak hal yang dibicarakan terkait calon wakil presiden pendampingnya di Pilpres 2019.
Menurut Jokowi, proses penjaringan wapres masih berjalan. Pengumuman nama calon wakilnya tidak akan diumumkan dalam waktu dekat. Apalagi, pembahasan calon wakil presiden harus melibatkan para ketua parpol pendukung.(kompas/cnn)



