- Sebarkan "Virus" Perdamaian dan Riding Skuter di Palembang, Slank Bakal Rilis Album Terbaru pada 5 Juni 2026
- Buronan Kasus Pelecehan Seksual Ditangkap di Rumah Tetangga
- Olahraga Bersama Insan Media, Kodam II/Sriwijaya Turut Menjaga Ketahanan Informasi Nasional
- Pangdam II/Swj Ambil Sumpah 1.583 Tamtama Remaja, Kasad: Perkuat Batalyon Teritorial Pembangunan
- Tinjau Koperasi Merah Putih di Lahat, Apresiasi Pembangunan dan Dorong Ekonomi Lokal
Jambret Berseragam Sekolah Resahkan Warga Kayuagung
KAYUAGUNG, SIMBURNEWS – Aksi pelaku jambret mulai menunjukkan modus baru dan meresahkan warga Kayuagung, khususnya pelajar. Menurut pengakuan korbannya, pelaku jambret menggunakan seragam sekolah.
Hal ini dialami Meirosita, siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Kayuagung. Warga Jalan Tcokroaminoto, Kelurahan Cinta Raja, Kecamatan Kayuagung dijambret di Jalan Lintas Timur Kota Kayuagung, Senin (7/5) pagi. Saat itu korban hendak mengambil surat keterangan lulus di sekolahnya.
Saat ditanya ciri-ciri pelaku penjambret, dirinya mengungkapkan tidak melihat persis bagaimana wajah pelaku. “Yang saya ingat pelakunya tiga orang. Satu diantaranya pakai seragam sekolah,” katanya saat ditemui wartawan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kayuagung.
Meirosita didampingi ibunya, Cik Mida menjelaskan, sebelum kejadian dirinya sudah sempat datang ke sekolah, namun karena ada persyaratan yang belum lengkap dirinya pulang ke rumah untuk melengkapi persyaratan. “Saat akan kembali ke sekolah kejadiannya, di depan GOR. Setelah dijambret, langsung aku kejar dan terjatuh saat di depan kantor Pemda OKI,” katanya.
Akibat kejadian ini, tambah dia, dirinya harus merelakan Hp Android kesayangannya melayang di tangan jambret. Tak hanya kehilangan hp, Meirosita juga menderita luka-luka pada beberapa bagian tubuh akibat terjatuh saat hendak mengejar pelaku.
Salah seorang warga, Idham mengungkapkan, dalam beberapa waktu terakhir memang kerap terjadi penjambretan di wilayah Kecamatan Kota Kayuagung. “Kalau tidak salah, ini yang ketiga dalam seminggu ini. Beberapa waktu lalu, ponakan saya yang kena jambret,” ujar pria asal Kelurahan Tanjung Rancing ini.
Dikonfirmasi, Kapolsek Kayuagung, AKP Feryanto SH mengungkapkan, korban belum melapor kepada pihak kepolisian. Akan tetapi, meskipun demikian pihaknya telah mengambil tindakan berupa membawa korban ke rumah sakit dan meminta keterangan terhadap korban.
“Yang menyulitkan itu karena korban juga tidak begitu jelas melihat pelaku, termasuk motor pelaku. Meskipun demikian kami akan tetap berupaya untuk menciptakan kondisi yang nyaman untuk masyarakat,” katanya.
Terkait beberapa kejadian penjambretan yang terjadi, menurut Kapolsek, pihaknya akan membentuk tim khusus untuk menanggulangi agar kejadian serupa tidak terulang kembali. “Untuk itu kami mengimbau agar masyarakat tidak bertindak yang dapat mengundang pelaku untuk berbuat. Intinya masyarakat harus tetap berhati-hati,” tegasnya. (yrl)



