- Sebarkan "Virus" Perdamaian dan Riding Skuter di Palembang, Slank Bakal Rilis Album Terbaru pada 5 Juni 2026
- Buronan Kasus Pelecehan Seksual Ditangkap di Rumah Tetangga
- Olahraga Bersama Insan Media, Kodam II/Sriwijaya Turut Menjaga Ketahanan Informasi Nasional
- Pangdam II/Swj Ambil Sumpah 1.583 Tamtama Remaja, Kasad: Perkuat Batalyon Teritorial Pembangunan
- Tinjau Koperasi Merah Putih di Lahat, Apresiasi Pembangunan dan Dorong Ekonomi Lokal
Pemkab Bidik PBB Jalan Tol
KAYUAGUNG, SIMBURNEWS – Banyak proyek infrastruktur yang sedang berlangsung di Kabupaten Ogan Komering Ilir. Proyek tersebut akan berimbas positif bagi penerimaan pajak. Karena itu, Pemkab OKI membidik penerimaan pajak bumi dan bangunan (PBB) dari jalan tol untuk meningkatkan pendapatan daerah
“Kami tidak miliki migas, penerimaan pajak jadi andalan daerah. PBB sektor jalan tol sangat potensial apa lagi wilayah dilalui banyak ruas jalan tol,” kata Sekda OKI, H Husin SPd, MM pada acara pekan panutan SPT Tahunan di Ruang Kantor Bupati OKI, Senin (19/3).
Wacana meningkatkan pendapatan dari jalan tol dikarenakan Pemkab menilai bisnis jalan tol menguntungkan. Jalan tol akan selalu dipenuhi kendaraan yang melintas setiap harinya. “Ada keuntungan dari bisnis jalan tol. Lalu apa kontribusi untuk masyarakat yang dilalui. Di situ upaya kami menggalinya” ujarnya.
Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Pajak Daerah Kabupaten OKI, M. Amin mengungkap Pemkab sedang membentuk tim teknis daerah dalam membuat payung hukum penerimaan PBB dari jalan tol. “Kami hitung NJOP, luasan lahan dan administratifnya lalu nanti akan dibahas bersama-sama DPRD,” tuturnya.
Namun Amin mengaku belum bisa memprediksi berapa besaran penerimaan PBB dari sektor tersebut. “Sedang kami hitung. Kami siapkan payung hukumnya dulu karena pengelola jalan tol itu pasti mendapat keuntungan,” katanya.
Diketahui Kabupaten Ogan Komering Ilir dilalui oleh dua ruas jalan tol, yaitu tol Pematang Panggang Kayuagung sepanjang 77 km, dan ruas tol Kayuagung Palembang sepanjang 33 km. (yrl/rel)



