- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Tepis Isu Umrah Terkait Pilwako
PRABUMULIH, SIMBURNEWS – Semakin liarnya isu tentang beberapa petinggi Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih yang ikut serta umrah bersama salah satu pasangan calon (paslon) dalam kontestasi Pemilihan Wali Kota (pilwako) mendatang. Kabar tersebut dibantah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), HM Rasyid SAg MM usai dikonfirmasi, Selasa (20/2).
Rasyid mengatakan jika tidak benar jika dirinya dikabarkan akan mengatur strategi pemenangan paslon di pilwako mendatang. “Keberangkatan saya (umrah) tidak ada kaitannya dengan pilwako atau paslon. Jangan membuat isu yang tidak benar,” tegasnya.
Masih kata Rasyid, dirinya melaksanakan ibadah tersebut tidak bersamaan dengan Ridho Yahya dan yang lainnya. “Mereka sudah pulang, saya baru akan berangkat Kamis pagi (23/2). Tidak mungkin bertemu dengan paslon,” jelasnya.
Terkait dengan cuti tahunannya, Rasyid meluruskan jika rencana tersebut sudah ada sejak tahun lalu. Bahkan, cuti tersebut diambil 2017 lalu. Namun, baru terealisasi di 2018. “Karena kesibukan, jadi baru bisa berangkat sekarang. Ini murni ibadah, dan tidak ada kaitannya dengan paslon,” ucapnya.
Dirinya dan keluarga berangkat umrah lanjut Rasyid, itu satu travel dengan M Supi St. “Mudah-mudahan ibadah ini menjadi mabrur,” pungkasnya.
Dari isu yang berkembang sebelumnya, tiga petinggi Pemkot yaitu Kepala Bappeda, Elman St, Kabag Hukum, Benny SH, dan Kabag Keuangan, Bustomi, dikabarkan ikut umrah bersama paslon H Ir Ridho Yahya dan H Andriansyah Fikri. (mrf)



