- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Jakabaring Kalahkan Senayan
JAKARTA, SIMBURNEWS – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin menghadiri Rapat Koordinasi tentang Persiapan Penyelenggaraan Asian Games XVIII Tahun 2018 bersama Wakil Presiden Republik Indonesia atau Ketua Dewan Pembina INASGOC Jusuf Kalla, dan sejumlah menteri. Pertemuan berlangsung di Wisma Serbaguna/Gedung Inasgoc, Senin ( 19/2).
Usai rapat, Wapres RI Jusuf Kalla mengakui bahwa progres venue Asian Games di Sumsel (Palembang) bagus. Dijelaskan Jusuf Kalla, rapat yang mereka lakukan selama kurang lebih dua jam tersebut merupakan rapat rutin dan kali ini fokus membahas tiga hal. Pertama, soal kesiapan dan perkembangan pembangunan sejumlah venue di Jakarta-Palembang. Kedua soal penyelenggaraan serta kemajuannya. Ketiga soal target dan prestasi.
“Bagaimana kemajuannya kita berterima kasih pada Menteri PU bahwa di Senayan 90 persen selesai semua terutama yang besar. Ada beberapa catatan-catatan di DKI seperti venue untuk berkuda dan velodrome untuk sepeda. Di Palembang tentu kemajuan bagus dari segi venue tidak ada halangan,” jelasnya saat konfrensi pers.
Terkait adanya kerusakan GBK yang menjadi salah satu venue menurutnya menjadi catatan serius pemerintah. Untuk itu, dia mengimbau kepada seluruh masyarakat bahwa Indonesia sebentar lagi punya agenda yang jauh lebih besar, sehingga perlu bersama-sama menjaga fasilitas yang sudah dibangun.
Di tempat yang sama saat jumpa pers tersebut Gubernur Sumsel Alex Noerdin menjelaskan secara singkat dan terperinci bahwa secara keseluruhan venue di Jakabaring serta segala infrastruktur pendukung sudah sangat siap.
“Kecuali LRT semua sudah siap. Dua Jembatan Musi, 4 jalan tol, fly over, underpass semua sudah selesai. LRT Mei nanti paling lambat sudah full operation. Kemudian tinggal landskap serta penataan taman dan rumput,” tegasnya.
Demi meyakinkan seluruh masyarakat Indonesia, Alex Noerdin sempat mengusulkan ke Wapres RI Jusuf Kalla untuk mengajak ratusan wartawan yang ikut ke Jakabaring melihat langsung persiapan Sumsel. “Saya usul ajak ratusan wartawan ke Jakabaring melihat langsung kawasan olahraga terpadu dan persiapannya. Kebetulan nanti tanggal 25 Februari ada kejuaraan boling. Kami akan fasilitasi,” tambah Alex.
Ditanya soal perbandingan persiapannya dengan tuan rumah lainnya Jakarta, Alex Noerdin mengaku hanya fokus melakukan persiapan sebaik mungkin. Dia hanya memastikan di Jakabaring nanti atlet dan official bisa menjangkau satu venue ke venue lain hanya dalam tempo waktu 5-10 menit dengan berjalan kaki atau golf car yang disediakan.
Sementara itu, Menteri PUPERA, Basuki Hadimuljono menjelaskan mengenai adanya kebocoran dan korsleting listrik saat tes event sudah dimonitor pihaknya terutama saat ada hujan-hujan ekstrem. “Intinya kita monitor semua apalagi hujan ekstrim, satuan kerja semua monitor, yang di wisma atlet maupun GBK catatan yang perlu diperbaiki sudah diperbaiki. Kerusakan di GBK tidak akan tunda Asian Games. Ada kerusakan seminggu akan kami selesaikan. GBK hanya rusak ringan,” jelasnya.
Selain Wapres Jusuf Kalla dan Gubernur Sumsel Alex Noerdin, rapat tersebut tampak dihadiri juga oleh Imam Nahrawi (Menteri Pemuda & Olahraga), Puan Maharani (Menko PMK/Wakil Ketua Dewan Pembina INASGOC ), Erick Thohir(Ketua Umum INASGOC), Anies Baswedan (Gubernur DKI). (rel/red)



