- Nilai-Nilai Perjuangan Jenderal Bambang Utoyo, Tegaskan Integritas, Niat Murni, dan Kesederhanaan sebagai Teladan Bangsa
- Keok Praperadilan, Dua Beranak Tersangka Suap Proyek Irigasi di Muara Enim Dilimpahkan ke Pengadilan
- Pulang Ibadah Haji, Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKU Timur Susul Dua Rekannya Masuk Bui
- Kodam II/Sriwijaya Tancap Gas, Palembang Pimpin Progres Koperasi Desa Merah Putih
- Deninteldam II/Sriwijaya Gagalkan Pengiriman 1 Kg Sabu dari Palembang ke Empat Lawang
Perampok yang Lucuti Senjata Brimob Belum Tertangkap
PALEMBANG, SIMBURNEWS – Kepala Kepolisian Republik Indonesia Daerah Sumatera Selatan (Kapolda Sumsel), Irjen Pol Zulkarnain Adinegara menegaskan jika dirinya akan bertindak tegas terhadap perampok yang merebut senjata milik aparat saat beraksi di PT Sriwijaya Distribusindo Raya (SDR) di Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Lubuklinggau Utara, Kota Lubuklinggau pada 22 November lalu. Hal itu ditegaskan Kapolda di halaman depan Mapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Senin, (18/12).
“Terkait senjata yang dilarikan oleh pelaku sampai sekarang belum ketemu. Untuk pelaku yang mengambil senjata itu akan saya sikat,” tegasnya.
Masih kata Kapolda, dari rekaman CCTV yang diperoleh, dipastikan pelaku perampokan tersebut berjumlah enam orang. “Pelaku yang termonitor dari CCTV berjumlah 6 orang, dua pelaku sudah tertangkap dan tersisa tiga pelaku yang masih dalam pengejaran. Menurut pelaku yang tertangkap, satu pelaku yang berasal dari Lampung dibunuh oleh anggota mereka sendiri karena mungkin dianggap sebagai titik lemah dari kelompok itu,” ungkapnya.
Untuk diketahui, senjata api jenis HS-9 yang berhasil direbut oleh kawanan perampok adalah milik anggota Brimob berinisial OP. Tidak hanya kehilangan senjata, anggota Brimob tersebut juga harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Musirawas Sobirin untuk menjalani perawatan karena mengalami luka bacok dibagian kepala dan luka lebam di bagian mata. (mrf)



