- Deninteldam II/Sriwijaya Gagalkan Pengiriman 1 Kg Sabu dari Palembang ke Empat Lawang
- Kerja Sama BKN dan Microsoft Indonesia, Latih 145 Ribu ASN Hadapi Era AI
- SMSI Petakan Pengaruh Politik Global dan Masa Depan Pers Nasional
- Kemendagri Perkuat Penanggulangan Kemiskinan di Sumatera Selatan
- Lindungi Profesi Humas dengan Sertifikasi, Sinergi Gerakan Indonesia Bicara Baik dan Program Public Service Obligation
Tablig Akbar Waspadai Kebangkitan PKI
SEKAYU – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Majelis Mujahidin Sekayu menggelar Tablig Akbar. Kegiatan itu bertujuan untuk mewaspadai kebangkitan PKI di Indonesia, khususnya di Kabupaten Muba. Kegiatan berlangsung di Masjid AL-Karim Noer, Rabu (8/2).
Dalam sambutan Plt Bupati Muba yang disampaikan oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra), Drs Muhammad Jaya MSi menyampaikan ucapan syukur dan terima kasih kepada penyelenggara kegiatan. “Saya bersyukur karena momentum kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk memperkuat ukhuwah diantara ulama dan umara, memperkuat persatuan di antara masyarakat di Kabupaten Musi Banyuasin,” ujarny
Tablig akbar mengangkat tema Peran Politik Umat Islam dalam NKRI. Agar ilmu yang didapatkan bisa semangat untuk diamalkan, panitia menghadirkan narasumber yaitu Ustad Irfan S Awwas yang juga pemerhati komunisme, dan pemerhati pelaku sejarah dalam peristiwa G30S PKI dan aktivis dari Kota Yogyakarta.
Dalam ceramahnya, Ustaz Irfan S Awwas mengatakan, zaman sekarang ini sejumlah cara untuk menghalangi timbulnya gerakan komunis. “Paham komunis itu sendiri merupakan paham yang mengatakan bahwa Tuhan itu tergantung dari manusia itu sendiri. Ini yang menyebabkan mereka tidak menganggap adanya keberadaan Tuhan (atheis). Untuk mengurangi dampak buruk yang timbul dari pemahaman ini, maka sudah semestinya untuk menunjukkan identitas seorang muslim yang mentauhidkan kepada Allah, “jelasnya.
Acara ini turut dihadiri para ulama dan pimpinan Departemen Agama Sekayu dan Kepala Badan Kesbangpol Muba, H M Soleh Na’im SE dan para pemuda-pemudi khususnya pelajar yang ada di Kabupaten Musi Banyuasin. (kang)



