Presiden Prabowo Apresiasi Panen Raya TNI di 43 Lokasi, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

“Aksi kolaboratif ini menjadi optimisme baru bahwa target swasembada komoditas pangan nasional dapat dicapai lebih cepat melalui kerja keras, modernisasi pertanian, dan integrasi hilirisasi yang kokoh di daerah,” tegas Pangdam.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan panen raya kali ini menjadi momentum penting untuk memberikan semangat kepada para petani di tengah mulai munculnya gejala El Nino yang berpotensi memengaruhi sektor pertanian. “Kita panen di tengah mulai munculnya gejala El Nino. Ini untuk menyemangati para petani bahwa pemerintah tidak tinggal diam dalam mencarikan solusi terhadap kebutuhan air, baik melalui revitalisasi jaringan irigasi maupun pemanfaatan air tanah,” ujar Herman Deru.

Menurut Herman Deru, lahan pertanian di Desa Jukdadak merupakan salah satu kawasan binaan TNI Angkatan Darat yang berhasil menunjukkan produktivitas yang baik berkat pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Ia menegaskan, panen raya serentak yang diresmikan Presiden RI menjadi bukti nyata semangat pemerintah bersama TNI dalam menjaga produktivitas petani demi mewujudkan swasembada pangan nasional. “Ini adalah spirit yang ditanamkan pemerintah, khususnya TNI, agar semangat dan stamina petani untuk terus produktif tetap terjaga. Target Sumatera Selatan pada tahun 2029 adalah mencapai produksi 5 juta ton. Mudah-mudahan target tersebut dapat kita capai bersama,” katanya.

Herman Deru menjelaskan, produksi gabah kering giling (GKG) Sumsel pada 2025 mencapai sekitar 3,6 juta ton, sedangkan gabah kering panen (GKP) mencapai sekitar 4,2 juta ton. Capaian tersebut menempatkan Sumatera Selatan pada peringkat ketiga nasional dalam peningkatan produksi beras.

“Capaian ini harus kita pertahankan. Terima kasih kepada TNI Angkatan Darat yang telah memberikan tenaga, pikiran, dan pendampingan kepada para petani di Sumatera Selatan. Terima kasih juga kepada TNI Angkatan Udara yang mendukung pengembangan tebu, TNI Angkatan Laut yang mengembangkan kedelai, serta Polri yang turut mendorong peningkatan produksi jagung,” tambahnya.(kbs/red)