- Sebanyak 1.449 Catam Sidang Pantukhir, 492 Bintara Ikuti Ujian Akademik Rikpsi Casis Diktukba TNI AD
- Gubernur Malu, Sumsel Penghasil Minyak tapi Masyarakat Antre BBM Bersubsidi
- Sepakati Sistem Persidangan Elektronik, Potret Baru Peradilan di Sumsel
- Perkuat Kepedulian untuk Palestina saat Konser Amal Wali Band
- Pangdam II/Swj Ajak Pejabat Kodam Olahraga Bersama dan Nobar Piala Dunia 2026, Danrem 044/Gapo Hadiri Lomba Domino
Sebanyak 1.449 Catam Sidang Pantukhir, 492 Bintara Ikuti Ujian Akademik Rikpsi Casis Diktukba TNI AD
PALEMBANG, SIMBUR – Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., memimpin Sidang Pantukhir penerimaan Calon Tamtama (Cata) Prajurit Karier (PK) TNI AD Gelombang II Tahun 2026 Tingkat Pusat Subpanpus Kodam II/Swj. Kegiatan diselenggarakan di Mako Dodik Secata, Jalan A. Yani, Kelurahan Pagar Agung, Kabupaten Lahat, Rabu (08/07).
Sebanyak 1.449 orang peserta mengikuti seleksi tingkat Subpanpus Kodam II/Sriwijaya. Seluruh peserta dibagi menjadi 3 kelompok uji, yaitu kelompok Marawis, kelompok Gendang, dan kelompok Kulintang.
Sidang Pantukhir ini dihadiri Danrindam II/Swj, Tim Panitia Pusat, diantaranya dari Itjenad Brigjen TNI Rikkas Hidayatullah (Wakil Ketua), Kolonel Inf Eko Wardono (Sekretaris I), dan Aspers Kasdam II/Swj Kolonel Inf Didik Efendi, S.I.P (Sekretaris II), beserta para Katim, yakni Katim Rik Min, Katim Rik Kes, Katim Jas, Katim Psi, Katim Litpers, Katim Was, dan Katim Pam.
“Kegiatan ini merupakan wujud komitmen pimpinan dalam menentukan tahap akhir seleksi untuk memilih calon prajurit TNI AD yang terbaik,” ujar Pangdam.
Sidang Pantukhir ini juga bertujuan melihat secara langsung kelayakan peserta Casis Cata PK TNI AD Gelombang II Tahun 2026, sehingga dapat diperoleh hasil prajurit yang maksimal dan siap mendukung tugas-tugas pokok TNI AD di masa mendatang.
Sementara itu, 492 orang Calon Siswa Bintara TNI AD mengikuti pelaksanaan Seleksi Ujian Akademik Rikpsi pada kegiatan Diktukba TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2026. Kegiatan bertempat di GOR Merah Putih Jasdam II/Sriwijaya, Rabu (08/07).
“Ujian ini menjadi salah satu tahapan penting untuk mengukur kemampuan akademik dan psikologi para peserta sebelum melanjutkan ke tahap seleksi berikutnya,” ujarnya.
Panitia seleksi memastikan seluruh rangkaian ujian berjalan sesuai prosedur, tertib, dan transparan. tes psikologi untuk menilai potensi dan kepribadian calon prajurit. Seluruh peserta wajib mengikuti seluruh mata ujian ini sebagai syarat kelulusan menuju tahap selanjutnya.
Pelaksanaan seleksi ini merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam menjaring calon Bintara yang memiliki kualitas, disiplin, dan integritas tinggi. Diharapkan dari 492 peserta ini akan terpilih yang terbaik dan yang siap dididik untuk mengabdi kepada bangsa. Hasil seleksi ini akan diumumkan sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh panitia daerah.(rel)



