Momentum Imlek, Komitmen Harmoni dan Persatuan di Sumsel

# Kodam II/Sriwijaya Ajak Warga Tionghoa Perkokoh Kerukunan Bangsa

 

PALEMBANG, SIMBUR — Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel Dr. Drs. H. Edward Candra, M.H menghadiri acara Imlek Bersama Warga Tionghoa di Rajawali Grand Ballroom Classie Hotel, Palembang, Senin (16/02) malam. Perayaan Tahun Baru Imlek tersebut diharapkan membawa keberkahan, kesehatan, kedamaian, dan kemakmuran bagi seluruh masyarakat.

Dalam sambutannya, Sekda mengajak masyarakat, khususnya warga Tionghoa, untuk memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga dapat berkumpul dalam suasana penuh sukacita.

Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, ia menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru Imlek kepada seluruh masyarakat Tionghoa yang merayakan. Ia berharap tahun yang baru membawa keberkahan, kesehatan, kedamaian, dan kemakmuran bagi semua.

“Perayaan Imlek bukan hanya menjadi momen penting bagi masyarakat Tionghoa, tetapi juga bagian dari kekayaan budaya bangsa Indonesia. Di Sumatera Selatan, keberagaman adalah kekuatan. Kita hidup berdampingan dalam harmoni, saling menghormati, dan saling mendukung dalam membangun daerah yang kita cintai ini,” ujarnya.

Edward Candra menambahkan, semangat Imlek mengajarkan nilai kebersamaan keluarga, penghormatan kepada leluhur, kerja keras, serta harapan akan masa depan yang lebih baik. Nilai-nilai tersebut, katanya, sejalan dengan semangat pembangunan Sumatera Selatan yang mengedepankan gotong royong, persatuan, dan kerja bersama demi kesejahteraan masyarakat.

Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Tionghoa di Sumatera Selatan yang telah berkontribusi dalam berbagai sektor, mulai dari ekonomi, sosial, pendidikan, hingga kegiatan kemanusiaan. Menurutnya, peran aktif seluruh elemen masyarakat merupakan modal utama dalam mewujudkan Sumatera Selatan yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.

“Mari jadikan momentum Imlek ini sebagai penguat komitmen untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan, menolak segala bentuk perpecahan, serta merawat toleransi yang telah menjadi identitas bangsa Indonesia. Dengan kebersamaan dan saling percaya, kita optimistis dapat menghadapi berbagai tantangan dan meraih masa depan yang gemilang,” tegasnya.

Di akhir sambutan, Sekda menyampaikan terima kasih kepada panitia dan seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut dengan baik. Ia berharap acara itu semakin mempererat tali persaudaraan di tengah masyarakat.

Sementara itu, Danrem 044/Gapo, Brigjen TNI Adri Koesdyanto, mewakili Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A menegaskan komitmen TNI dalam mengawal keberagaman dan mempererat tali silaturahmi antar elemen masyarakat di wilayah Binaan Teritorial Kodam II/Sriwijaya.

Mengusung tema, “Harmoni Imlek Nusantara”, kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana kekeluargaan yang erat. Dalam sambutannya, Brigjen TNI Adri Koesdyanto menyampaikan ucapan selamat serta harapan agar momentum tahun baru ini membawa keberkahan, kesehatan, dan kedamaian bagi seluruh warga yang merayakan, sekaligus menjadi pemantik semangat kebersamaan bagi bangsa.

Brigjen TNI Adri menekankan bahwa tradisi Imlek merupakan simbol kekayaan kemajemukan Indonesia yang wajib dijaga. Dirinya menegaskan bahwa di tengah dinamika sosial yang ada, TNI berkomitmen penuh untuk hadir sebagai perekat integrasi nasional yang berdiri tegak di atas semua golongan tanpa membedakan latar belakang.

Lebih lanjut, Danrem menyatakan bahwa harmoni dan toleransi adalah fondasi utama dalam menjaga stabilitas wilayah. Semangat kebersamaan yang terpancar dalam perayaan ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh lapisan masyarakat bahwa kekuatan sejati bangsa Indonesia terletak pada persatuan dan kesatuan yang kokoh dalam bingkai NKRI.

Kodam II/Sriwijaya juga menyatakan komitmennya untuk terus merangkul seluruh elemen masyarakat guna memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan menghilangkan sekat-sekat perbedaan, Kodam II/Sriwijaya memastikan akan selalu berada di garda terdepan dalam merajut kembali nilai-nilai persaudaraan demi kepentingan nasional yang lebih besar.

Menutup rangkaian acara, Danrem mengajak seluruh komponen bangsa untuk menjadikan semangat “Harmoni Imlek Nusantara” sebagai momentum memperkuat solidaritas. Melalui penguatan nilai-nilai toleransi, diharapkan tercipta situasi wilayah yang aman dan kondusif, di mana setiap warga negara dapat hidup berdampingan secara damai dalam kecintaan yang sama terhadap tanah air.(kbs/red)