Cegah Kemacetan di Merak, Truk dan Motor Dialihkan ke Pelabuhan Ciwandan

BANTEN, SIMBUR – Kemacetan mengular dan penumpukan kendaraan terjadi selama hampir lima jam di Pelabuhan Merak, Kamis (18/12) lalu. Karena itu, kendaraan bertonase besar seperti truk logistik dan kendaraan roda dua dialihkan melalui Pelabuhan Ciwandan Banten. Pantauan di lapangan, suasana Pelabuhan Merak tampak lengang pada Jumat (19/12) malam.

“Truk dan motor dialihkan ke Pelabuhan Ciwandan untuk menghindari kemacetan di Pelabuhan Merak. Pengalihan sementara berlaku hingga pukul 11.00 malam,” ungkap petugas di Pelabuhan Merak yang tak ingin namanya disebut.

Dia mengungkap, jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), diprediksi terjadi lonjakan jumlah kendaraan yang menyeberang di Pelabuhan Merak Banten-Bakauheni Lampung. Meski demikian, sebanyak 7 dermaga di Pelabuhan Merak dengan 29 kapal aktif beroperasi selama masa Nataru. “Apalagi anak sekolah sudah bagi rapor. Senin (22/12) mulai ramai yang menyeberang,” ungkapnya.

Terpisah, General Manager PT Pelindo Regional 2 Banten, Benny Ariadi, menegaskan bahwa kesiapan Pelabuhan Ciwandan bukan sekadar dukungan fasilitas. Akan tetapi, hal itu merupakan bentuk komitmen Pelindo dalam menjamin stabilitas arus transportasi lintas pulau saat momen penting seperti Nataru.

“Upaya melayani dengan sepenuh hati, kami menyiapkan Pelabuhan Ciwandan sebagai dermaga yang akan membuat libur Nataru 2025/2026 akan terasa lebih berkesan. Kolaborasi kami dengan Stakeholder ini adalah komitmen strategis untuk memastikan tidak ada penumpukan yang menghambat kenyamanan penumpang maupun rantai pasok logistik,” ujar Benny melalui siaran persnya, belum lama ini.

Pengoperasian Ciwandan selama Nataru ini didasarkan pada Surat Keputusan Bersama (SKB) yang ditandatangani oleh empat pimpinan instansi, yaitu Dirjen Perhubungan Darat, Dirjen Perhubungan Laut, Dirjen Bina Marga, dan Kepala Korps Lalu Lintas Polri. SKB tersebut secara resmi menetapkan Ciwandan untuk melayani kendaraan roda dua dan truk logistik, berlaku mulai 19 Desember 2025 pukul 15.00 WIB hingga 4 Januari 2026 pukul 24.00 WIB.

Selain infrastruktur, lanjut Benny, Pelindo Regional 2 Banten juga menyiagakan personel operasional penuh waktu (standby). Tujuannya untuk pengamanan dan memperkuat layanan informasi melalui petugas khusus di lapangan untuk mengarahkan alur penumpang. “Keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa adalah prioritas kami,” ujarnya.(red)