Pangdam II/Swj Bersama Forkopimda Sumsel Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI

PALEMBANG, SIMBUR – Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., bersama Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rianto R. Djajadi, Gubernur Sumsel H. Herman Seru, dan Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdi, S.E., M.M., beserta Unsur Forkopimda Provinsi Sumsel lainnya hadir di Ruang Sidang Paripurna DPRD Provinsi Sumsel, Jum’at (15/08). Menyaksikan tayangan Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2025, sekaligus mendengarkan Acara Pidato Kenegaraan Presiden RI.

Dari hasil pantauan, acara Sidang Tahunan MPR RI dan Pidato Kenegaraan Presiden RI yang berlangsung di Kompleks MPR/DPR RI Jakarta ini ditayangkan secara langsung oleh beberapa stasiun televisi nasional maupun swasta.

Rangkaian Acara Sidang tahunan MPR RI dimulai pada pukul 09.00 WIB, diawali dengan sambutan dan Pidato Ketua MPR RI dan Ketua DPR RI, dilanjutkan dengan Acara Pidato Kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto.

Dalam pidatonya di Sidang Paripurna MPR RI, Presiden RI Prabowo Subianto tidak hanya membeberkan capaian kinerja presiden- presiden terdahulu yang bekerja keras untuk mewujudkan pembangunan menuju bangsa Indonesia yang adil dan makmur.

Presiden Prabowo menekankan sejumlah hal krusial yang menjadi prioritas kebijakan pemerintah di tahun 2025. Salah satunya adalah pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mewujudkan pembangunan yang merata, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Ia mengingatkan bahwa tantangan global semakin kompleks, mulai dari perubahan iklim, ketegangan geopolitik, hingga dinamika ekonomi yang memengaruhi seluruh aspek kehidupan bangsa. “Bersama-sama, kita harus memperkuat ketahanan nasional melalui kebijakan yang berpihak pada rakyat. Pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan adalah kunci untuk menjawab tantangan yang ada. Kita harus bekerja keras membangun infrastruktur, menciptakan lapangan kerja, serta menjaga stabilitas sosial dan ekonomi,” tegas Presiden.

Presiden juga menyoroti pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial. Ia menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia menjadi fondasi utama mewujudkan Indonesia yang lebih maju, dengan sektor pendidikan sebagai fokus utama untuk menyiapkan generasi penerus bangsa yang siap bersaing secara global.

Selain itu, Presiden memaparkan capaian strategis pemerintah, di antaranya efisiensi anggaran hingga Rp300 triliun, peningkatan investasi nasional, dan keberhasilan program makan bergizi gratis yang telah menjangkau lebih dari 20 juta anak, ibu hamil, dan ibu menyusui. Di sektor pangan, capaian produksi beras 4 juta ton menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah, sekaligus upaya memutus ketergantungan impor.

Pidato kenegaraan ini juga memuat ajakan persatuan dan kerja sama lintas suku, agama, ras, dan golongan. “Hanya dengan persatuan dan kerja sama yang solid, kita dapat menghadapi tantangan global dan mewujudkan Indonesia yang lebih kuat dan mandiri,” imbuhnya.

Presiden juga mengungkapkan bahwa, apabila bersama-sama konsekuan dalam menjalankan apa yang telah dilakukan oleh para pendiri bangsa yang tertuang dalam UUD 1945. Seyogianya akan menjadi bangsa yang selamat. Pada siang hari sekitar pukul 14.30 WIB, rencananya Presiden RI akan Pidato dalam rangka menyampaikan RUU APBN beserta Nota Keuangan.(red/rel)

Posted in TNI