- Fashion PR Berdaya dan Terpercaya, Ikuti Palembang Runway Road to Konvensi Humas Indonesia 2026
- Karhutla Muba Hanguskan 11,5 Hektare Lahan selama Dua Hari
- Gunakan Strategi Pertempuran untuk Padamkan Karhutla Sumsel, Kekuatan Dipusatkan di Titik Rawan
- Salat Istisqa Berjemaah hingga Tinjau Karhutla di Lahat dan Muara Enim
- Menko Polkam dan Kepala BNPB Tinjau Langsung Operasi Pemadaman Karhutla Sumsel
Penyebab Karhutla di Ogan Ilir dalam Penyelidikan Aparat Penegak Hukum
# BPBD Ogan Ilir, Manggala Agni, dan Tim Gabungan TNI/Polri Tanggap Padamkan Titik Api
JAKARTA, SIMBUR – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilaporkan terjadi di Desa Tanjung Seteko, Kecamatan Indralaya dan Desa Seribanding di Kecamatan Pemulutan Barat. Keduanya berada di Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan. Karhutla terjadi pada Minggu (13/7).
“Total lahan yang dilalap si jago merah seluas 1 hektare dan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan oleh aparat penegak hukum,” ungkap Abdul Muhari PhD, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Selasa (15/7).
Muhari menambahkan, Satgas Karhutla gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Ogan Ilir pada Senin (14/7) hanya berhasil memadamkan lahan yang terbakar seluas 0.4 hektare. “BPBD Kabupaten Ogan Ilir bersama tim gabungan masih melakukan upaya pemadaman guna mengantisipasi meluasnya titik api,” terangnya.
Setelah berapa kali coba dikonfirmasi, BPBD Sumsel terkesan masih bungkam atas karhutla yang terjadi di wilayah provinsi tersebut selama satu semester (Januari-Juni 2025). Meski demikian, BPBD Ogan Ilir dinilai sangat aktif melakukan mitigasi dan pemadaman di sejumlah titik api.



