- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
- Protes Meluas, Warga Banyuasin Kesulitan Air Bersih
- Komitmen Indonesia-Unicef Dukung Pemenuhan Hak Anak
- PWI Pusat Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik Masuk Revisi UU Hak Cipta
Pangdam Dampingi Menhan RI Kunjungi Rindam II/Sriwijaya
PALEMBANG, SIMBUR – Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis mendampingi Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin, melakukan kunjungan kerja ke wilayah Sumsel. Dalam rangka meninjau langsung fasilitas pendidikan dan sarana pendukung yang berada di Rindam II/Sriwijaya. Kunjungan berlangsung di markas Rindam II/Sriwijaya Jl Lintas Sumatera Karang Raja Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan, Kamis (10/4).
Menhan RI didampingi oleh Kepala Badan Sarana Pertahanan Kemhan RI Marsdya TNI Yusuf Jauhari dan Wakasad Letjen TNI Tandyo Budi Revita. “Kunjungan ini bertujuan untuk mengevaluasi kesiapan Rindam II/Sriwijaya dalam mencetak prajurit berkualitas guna mendukung pertahanan negara,” tulis Efi Yulita dari Pendam II/Sriwijaya dalam rilisnya, Kamis (10/4).
Setelah mendarat di Lanud Sri Mulyo Herlambang (SMH) Palembang, Menhan RI dan rombongan bertolak ke Lapangan Seganti Setungguan Lahat menggunakan Helly Super Puma TNI AU. Dilanjutkan menuju Rindam II/Swj. Menhan langsung menerima Paparan Komandan Resimen Induk Militer (Danrindam) II/Sriwijaya terkait kondisi terkini Rindam II/Sriwijaya. “Baik fasilitas yang ada sampai dengan Pendidikan yang saat ini diselenggarakan oleh Rindam II/Sriwijaya dan jajarannya,” tulisnya.
Agenda selanjutnya Menhan RI dan rombongan menuju salah satu satuan jajaran Rindam II/Sriwijaya yang sedang mendidik prajurit yakni, Secata Rindam II/Sriwijaya. Di sana, Menhan RI melaksanakan peninjauan proses belajar mengajar dan fasilitas Secata Rindam II/Sriwijaya. Dilanjutkan dengan pemberian Evaluasi terkait hasil peninjauan yang dilaksanakan. “Kunjungan Kerja Menhan RI ini, merupakan komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia bidang pertahanan,” tandasnya.(red/rel)



