Nabi Muhammad Saw Mengangkat Derajat Kaum Perempuan

PALEMBANG, SIMBUR – Derajat kaum perempuan di dunia dapat terangkat karena Nabi Muhammad saw. Hal itu diungkap Ustadzah Umi Kalsum dalam tausiahnya saat peringatan Maulid Nabi Muhammad saw.

Ustadzah Umi Kalsum  menyebut peringatan Maulid Nabi Muhammad dilakukan sebagai iktibar bagi umat muslim agar meneladani Nabi Muhammad saw. Di samping mempelajari kisahnya dalam membawa ajaran Islam, serta mencontoh sifat-sifatnya.

“Begitu besar jasa-jasa Rasulullah dalam membawa perubahan dalam tatanan dunia. Utamanya bagi perempuan yaitu menghargai dan mengangkat derajat kaum perempuan. Kedudukan perempuan (ibu) tiga kali lebih tinggi dari kedudukan seorang lelaki (ayah). Oleh sebab itu, mari kita jaga keimanan dan tauhid kita kepada Allah swt,” ujarnya pada pengajian rutin di Griya Agung Palembang, Kamis (12/9) lalu.

Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Melza Elen Setiadi yang juga selaku  Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sumsel mengatakan, kegiatan Maulid Nabi dilaksanakan sebagai sarana meningkatkan kecintaan umat terhadap sosok Rasulullah saw.

“Mari jadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad saw sebagai momentum untuk mengevaluasi, sejauh mana uswatun hasanah yang melekat pada diri Rasulullah SAW, dapat kita teladani dan implementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Sekaligus untuk merubah perilaku ke arah yang lebih baik serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah swt,” ucapnya.

Dikatakannya, peringatan Maulid nabi merupakan salah satu momen bersejarah yang setiap tahunnya selalu diperingati oleh mayoritas umat Islam di dunia, termasuk di Indonesia. Esensinya bertujuan  untuk meneladani perilaku dan akhlak yang dicontohkan Rasulullah.

“Insya Allah apa yang disampaikan dapat bermanfaat bagi seluruh anggota yang hadir dan dapat mengintropeksi diri kita agar semakin dekat dengan Allah dan Rasulnya, sehingga bertambahlah keimanan dan ketajwaan, serta menjadikan kita sebagai golongan orang-orang yang dicintai Allah swt,” ujar Melza.

Ketua DWP Sumsel Desy Kasnayati menjelaskan peringatan Maulid Nabi Muhammad saw diselenggarakan bertujuan untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Allah swt, sebagai momentum bagi umat muslim untuk menambah rasa cinta kepada Nabi Muhammad saw.

“Semoga dengan adanya acara Maulid Nabi ini ukhuwah di antara umat Islam yang sebelumnya mungkin renggang bisa kembali rekat. Jangan sampai karena perbedaan kita menjadi terpecah. Mari jadikan momentum ini sebagai sarana mempererat tali persaudaraan antar sesama umat Islam,” harapnya.

Lebih lanjut Desy menyampaikan kegiatan peringatan Maulid Nabi diikuti oleh TP PKK Sumsel, DWP OPD Sumsel, DWP instansi vertikal Sumsel, dan pengurus DWP Sumsel.  “Terima kasih kepada ibu Penasihat DWP Sumsel sehingga pelaksanaan program kerja DWP Sumsel berkolaborasi dengan PKK Sumsel ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar,” imbuhnya.(kbs/red)