- HUT Ke-75 Penerangan TNI AD, Integritas dalam Bekerja Harus Selalu Dijaga
- Pengembangan Karier ASN Harus Objektif dan Terukur, Percepat Penerapan Manajemen Talenta
- Yulianto Simpan 100 Butir Ineks Tengkorak, Ameng Jual Sabu di Warung Pecel Lele
- Syukuran HUT Ke-80 Kodam II/Sriwijaya, Sederhana dan Penuh Makna
- Saksi Sebut Status Cagar Budaya Sudah Ditetapkan, Baru Ada Surat Revitalisasi Pasar Cinde
Dua Orang Tewas Tertimbun Tanah Longsor di Blitar
JAKARTA, SIMBUR – Dua orang dilaporkan meninggal dunia setelah tertimbun tanah longsor di Desa Bumirejo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, pada Minggu (30/6) pukul 16.00 WIB. Peristiwa tanah longsor tersebut terjadi karena adanya kontur tanah yang labil di ketinggian 20 meter dan menyebabkan longsoran sedalam lima meter.
Abdul Muhari, Ph.D,Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB mengatakan, berdasarkan data yang dihimpun oleh BNPB, pada Senin (1/7), selain dua orang yang meninggal dunia, terdapat dua korban jiwa lainnya. “Di antaranya satu orang luka-luka dan satu orang lainnya masih dalam pencarian,” ungkap Muhari, Kamis (4/7).
Laporan yang diterima, hingga siaran pers ini diterbitkan, korban hilang masih belum ditemukan dan proses pencariannya masih dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Kabupaten Blitar. Sedikitnya dua alat berat dikerahkan guna membantu proses pencarian tersebut.
“Korban jiwa yang berjumlah empat orang ini di antaranya adalah pekerja peternakan ayam dan satu orang lainnya adalah pemilik kandang ayam,” ujarnya.
Berdasarkan kaji cepat yang dilakukan BPBD setempat, adapun kerugian materil yang disebabkan dari longsor ini meliputi bangunan kandang ayam sebuah peternakan yang tertimpa tanah longsor.
“Selain pencarian korban hilang, BPBD Kabupaten Blitar bersama tim gabungan juga melakukan pembersihan material longsoran di lokasi terdampak,” tutupnya. (red)



