- Dilanda Kekeringan, Sejumlah Daerah di Indonesia Kekurangan Air Bersih
- Peringati Hari Bhayangkara Ke-80, Optimistis Kepercayaan Publik terhadap Polisi Terus Meningkat
- Dewan Pertimbangan SMSI Pusat Taufiequrachman Ruki Terima Bintang Kehormatan dari Presiden Prabowo pada Hari Bhayangkara ke-80
- Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Sumsel Gelar Doa Bersama Lintas Agama
- Benteng Kuto Besak Identitas Asli Indonesia, Dibangun Anak Bangsa dan Bukan Warisan Penjajah
Pertahankan Reputasi agar Dicintai Masyarakat
PALEMBANG, SIMBUR – Basarnas Palembang merayakan puncak HUT ke 52, pada kemarin Kamis (29/2/24) pagi. Raymond Konstantine SE selaku Kakansar memimpin langsung upacara peringatan berjalan hikmat tersebut. Segenap pegawai dan Dharma wanita persatuan kompak mengikuti di halaman kantor Basarnas berwarga orange terang tersebut. Sejarah singkat berdirinya Basarnas disampaikan, dilanjutkan penyampaian amanat Kabasarnas Marsekal Madya TNI Kusworo SE MM.
Kabasarnas menekankan kembali tentang perjalanan Basarnas dan dinamika yang terjadi selama ini. Agar menjadi dasar untuk memperkokoh fondasi Basarnas dalam mengemban tugas dan tanggung jawab. “Yakni mencari, menolong, menyelamatkan, dan mengevakuasi korban pada saat terjadi keadaan darurat. Baik kecelakaan pesawat, kecelakaan kapal, bencana pada fase tanggap darurat, dan kondisi membahayakan manusia,” pesannya.
“Quick Action, Satu Jiwa Satu Rasa” menjadi tema merepresentasikan kecepatan dalam memberikan pelayanan SAR kepada masyarakat selama ini. “Semakin cepat, maka semakin besar kemungkinan kita menyelamatkan korban. Semua menyadari bahwa tugas Sar, memiliki dimensi moral yang tinggi, Misi kemanusiaan yang mulia,” harapnya.
Karenanya, kata dia, harus menunjukan bahwa kita siap bekerja keras, bekerja cerdas, bekerja ikhlas, dan bekerja tuntas. “Dalam penyelenggaraan operasi Sar kepada masyarakat, dimanapun, kapanpun, dan kepada siapapun,” cetus Raymond.
Reputasi Basarnas selama ini sangat membanggakan dan begitu dicintai masyarakat. Karena itu reputasi ini harus kita jaga dan kita pertahankan dengan etos kerja secara komprehensif. “Ada lima poin untuk kita pedomani dalam bekerja. Diantaranya meningkatkan iman dan taqwa, memegang teguh Panca Prasetya Korpri dan Janji Rescue dalam pelaksanaan tugas. Mewujudkan profesionalisme sebagai ASN berakhlak, mewujudkan sinergitas dan menjaga kekompakan dengan potensi Sar dan selalu berinovasi dan mengembangkan kreativitas,” bebernya. (nrd)



