Dengar Suara Babinsa, Berantas Calo yang Janjikan Lulus Jadi Prajurit

# Pangdam II/Sriwijaya Kunjungi Korem 043/Gatam

 

 

PALEMBANG, SIMBUR – Panglima Kodam (Pangdam) II/Sriwijaya Mayjen TNI Yanuar Adil memerintahkan agar anggota harus menghindari pelanggaran sekecil apa pun. Termasuk percaloan masuk TNI-AD. Sikap tegas tersebut disampaikan Pangdam Mayjen TNI Yanuar Adil melalui Kapendam II/Swj Kolonel Arh Saptarendra P ST MM saat kunjungan kerja ke wilayah jajaran Korem 043/Gatam.

“Termasuk perintah agar anggota mempersiapkan anak-anaknya yang akan mendaftar calon prajurit baik secara fisik, mental, kesehatan maupun psikologinya. Jangan mau tertipu bila ada yang menjanjikan bisa masuk TNI dengan memberi uang. Jika ada, perintah Pangdam, mereka agar langsung berlapor ke beliau. Karena saat ini Kodam II/Swj sedang melaksanakan pemberantasan calo-calo yang bisa menjanjikan kelulusan Werving menjadi prajurit,” ujar Kapendam, Jumat (23/2).

Dalam pengarahannya kepada anggota Kodim 0426/TB saat kunker, Pangdam menekankan agar para Babinsa harus memiliki kebanggaan diri. Karena keharusannya dalam membantu masyarakat di wilayah binaan yang memiliki kesulitan. “Pangdam didampingi Kapoksahli Pangdam, Danrem 043/Gatam, serta para Pejabat Utama Kodam maupun Korem. Juga Ketua Persit KCK Daerah II/Swj, Ny. Mila Yanuar Adil,” imbuhnya.

Saat kunker perdananya itu, lanjut Sapta, kepada anggota Kodim 0426/TB, Pangdam menegaskan bahwa sebagai prajurit TNI yang bertugas di teritorial harus bisa membantu masyarakat atau warga yang memerlukan pertolongan. “Untuk itu, Pangdam menghendaki harus saling membantu, jangan hanya saling mengandalkan saja. Bila ada kendala, harus benar-benar saling bantu satu sama lain, karena memang jumlah Babinsa saat ini juga relatif terbatas,” tutupnya.(red/rel)

 

Posted in TNI