Gagalkan Peredaran 26,164 Kg Ganja saat Aparat Fokus Amankan Pemilu 2024
Senada diungkap Kapendam II/Swj Kolonel Arh Saptarendra Prasada ST MM. Dia menerangkan, barang bukti ganja kering seberat 26,164 kg itu diserahkan Pangdam II/Swj Mayjen TNI Yanuar Adil kepada BNN. Penyerahan barang bukti ini juga diikuti secara virtual oleh Waasintel Kasad Bid Bin Intel Brigjen TNI Haryantana di Mabesad, Jakarta.
“Disaksikan Pj Gubernur, Ketua DPRD, Kajati dan Kabinda Sumsel, barang bukti hasil pengungkapan tim Denintel II/Swj itu diserahkan oleh Pangdam kepada Kepala BNN Prov Sumsel (Brigjen Pol Djoko Prihadi SH MH),” ujar Kol Arh Sapta.
Dengan barang bukti seberat itu, lanjut Sapta, dari penelusuran rilis BNN Prov Banten, ganja seberat 150 kg dapat mengorbankan 4.000.000 jiwa. “Maka dengan diamankanya ganja ini, dapat dikatakan Kodam II/Swj berhasil menyelamatkan masa depan putra Sumbagsel sekitar 697 ribu jiwa,”tegas mantan Kasipers Kasrem 143/Haluoleo itu.
Lebih lanjut Sapta menambahkan, atas pengungkapan itu, dalam sambutan Pj Gubernur maupun Kepala BNN selain mengapresiasi juga meengucapkan terima kasih kepada Pangdam II/Swj. Saat menegaskan komitmennya dalam membantu pemberantasan Narkoba, Pangdam sampaikan bahwa Narkoba itu musuh bersama. “Apalagi di masa pemilu. Beliau mengingatkan supaya aparat jangan lengah karena justru para pengedar memanfaatkan waktu di mana kita fokus pengamanan Pemilu,” tegas Sapta.



