Perahu Terbalik, Tiga Penumpang Tewas

PALEMBANG, SIMBUR – Belum lama tabrakan kapal speedboat merengut 5 korban jiwa di Perairan Tanjung Lago, Banyuasin. Kembali kecelakaan di perairan terjadi hingga menelan 3 orang korban jiwa. Akibat perahu ditumpangi terbalik di sungai yang tengah pasang.

Kejadiannya berawal dari, satu keluarga berangkat dari Palembang hendak bersilatutahmi mengunjungi saudaranya di Dusun 2, Desa Sejagung, Kecamatan Rantau Bayur, Banyuasin, pada Sabtu (10/2) siang.

Sekeluarga berangkat dengan mobil, sampai di Desa Sejagung memakai perahu getek milik keluarga untuk menuju dusun 2. Sewaktu di jalan sekitar pukul 14.30 WIB, perahu yang ditumpangi 6 orang itu mendadak oleng, sampai terbalik.

Diduga karena derasnya arus sungai yang sedang pasang. Akibatkan 6 orang jatuh ke sungai, dimana 3 orang selamat. Yakni Izha serang, Sela dan Farel. Sementara lagi, 3 orang meninggal dunia, Anita (52), Susmala Fitri (50) dan Jamaludin (40). Bahkan Jamaludin yang meninggal hilang tenggelam.

Basarnas yang menerima laporan segera menerjunkan Tim Sar untuk melakukan pencarian di lokasi. Tim Sar gabungan dibagi beberapa Sar unit dengan tugas dan fungsinya masing-masing. Untuk metode pencarian dibagi beberapa metode seperti penyisiran permukaan sungai menggunakan perahu karet dan perahu masyarakat, serta melakukan circle (ombak buatan) dengan menggunakan perahu karet ditempat tempat yang dicurigai adanya korban.

Setelah upaya yang dilakukan, di pencarian hari ke dua membuahkan hasil, sekitar pukul 10.35 WIB korban Jamaludin, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia tak jauh dari lokasi awal kejadian atau sekitar 300 meter. “Posisi korban ditemukan tersangkut di jaring yang ada di sungai. Saat dilakukan penyisiran oleh Tim Sar gabungan. Selanjutnya korban dievakuasi dan dibawa ke rumah duka yang berada di Palembang,” kata Raymond Konstantine SE Kepala Basarnas Palembang.

“Benar korban atas nama Jamaludin ditemukan dalam keadaan meninggal dunia tidak jauh dari lokasi awal kejadian kecelakaan. Jamaludin korban tenggelam akibat perahu getek yang ditumpanginya mengalami oleng dan terbalik disungai Musi Dusun 2, Desa Sejagung, Kec Rantau Bayur, Banyuasin, pada Minggu siang (11/2/24),” timpalnya kepada Simbur.

Maka operasi Sar dinyatakan selesai dan ditutup, semua unsur Sar yang terlibat dalam proses pencarian dikembalikan ke satuannya masing-masing. (nrd)