- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
- Protes Meluas, Warga Banyuasin Kesulitan Air Bersih
- Komitmen Indonesia-Unicef Dukung Pemenuhan Hak Anak
- PWI Pusat Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik Masuk Revisi UU Hak Cipta
Lahan Punti Kayu yang Tidak Bisa Dikelola Bakal Dikonservasi
PALEMBANG, SIMBUR – Hutan Wisata Alam Punti Kayu dapat dikembangkan untuk konservasi. Hal itu diungkap Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni. Menurut dia, Punti Kayu dapat dimanfaatkan juga untuk berbagai kegiatan. Salah satunya berolahraga. Terlebih suasana alam di lokasi ini masih sejuk dan memiliki koleksi satwa yang tidak sedikit.
“Pemprov Sumsel bersama semua pihak baik instansi pemerintah maupun swasta berkomitmen akan mengembangkan taman wisata Punti Kayu sebagai tempat wisata dan konservasi. Sebagian yang ada di Punti Kayu ini bisa dikelola, sebagian lagi tidak, yaitu untuk dikonservasi,” kata Fatoni saat meninjau Taman Wisata Alam Punti Kayu, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (29/12).
Fatoni didampingi Pj Walikota Palembang Ratu Dewa. Mereka meninjau sejumlah taman kota dan tempat wisata di Kota Palembang. Di antaranya Taman Wisata Punti Kayu, Taman TVRI, Taman Dharma Wanita dan Kambang Iwak. Fatoni memastikan ke depannya akan dilakukan sejumlah revitalisasi sejumlah taman kota berupa penambahan, perbaikan dan pembangunan dari fasilitas umum serta penanaman pohon-pohon di sekitar.
“Revitalisasi akan dilakukan bersama Pemkot Palembang dan swasta. Anggarannya ada, nanti sharing antara Pemprov, Pemkot dan CSR swasta. Pembangunan fasilitas umum nantinya seperti toilet dan lainnya. Sedangkan untuk besarnya sharing anggaran masih akan dibahas lebih lanjut dan dihitung antara Pemprov dan Pemkot,” ujar Fatoni.
Revitalisasi ini juga guna menambah estetika, kebersihan, penambahan sarana berolahraga bagi masyarakat dan diyakini dapat mencegah atau mengurangi bencana banjir dikarenakan memiliki penyerapan air dari taman kota. Salah satu yang berpotensi untuk dikembangkan adalah Taman Wisata Punti Kayu.
“Ya ini bagus sekali Taman Wisata Punti Kayu ini. Terletak di tengah kota, dengan udara yang bersih dan sejuk, alami juga. Saya tadi bersama Pj Walikota sempat berkeliling sungai yang ada di dalam sini. Untuk itu, saya dalam hal ini Pemprov Sumsel akan mengoptimalkan pengembangan Taman Wisata Punti Kayu. Sinergi dan koordinasi dengan pemkot Palembang,” ucap Fatoni.
Sementara, Pj Walikota Palembang Ratu Dewa menjamin pihaknya dari Pemkot Palembang siap berkomitmen dengan Pemprov Sumsel untuk mengembangkan potensi dan kekayaan alam yang ada. “Kami siapkan dari segi keamanan, kenyamanan dan kebersihan bagi para pengunjung,” ungkap Dewa.(kbs/red)



