- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
- Protes Meluas, Warga Banyuasin Kesulitan Air Bersih
- Komitmen Indonesia-Unicef Dukung Pemenuhan Hak Anak
- PWI Pusat Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik Masuk Revisi UU Hak Cipta
Kapal Tenggelam, Kapten Hilang
PALEMBANG, SIMBUR – Sebuah kecelakaan kapal di Sungai Musi kembali terjadi, Senin (25/12) sekitar pukul 09.15 WIB. Kecelakaan melibatkan kapal tugboat (TB) Jasa Karya dengan tugboat (TB) Jaya Pasifik.
Siang itu mulanya, kapal TB Jasa Karya berlayar dari arah Sungai Baung, Kabupaten OKI, menuju perairan Musi 2, Kecamatan Gandus. Yang melaju berbarengan kapal TB Karya Pasifik, kedua kapal ini, biasa menarik muatan batu bara puluhan ton. Disebabkan, posisi kedua kapal yang berdampingan, dimana di depan ada kapal logistik ditengah sungai dengan menambatkan jangkar, persisnya di dekat Pelabuhan rakyat Pinisi.
Sewaktu kapal TB Karya Pasifik hendak memotong haluan kapal TB Jasa Karya, namun posisi terlalu mepet. Akibatnya, kapal TB Karya Pasifik dan kapal TB Jasa Karya bertabrakan hingga terbalik. Tabrakan kapal itu, menyebabkan kapten kapal TB Jasa Karya, Darwis (50) tenggelam bersama kapalnya.
Kepala Basaranas Palembang Raymond Konstantin SE didampingi Humas Basarnas Taufan mengatakan, pihaknya tengah melakukan operasi Sar Senin (25/12) dari pagi sampai sore, atas kejadian tarbarkan kapal tug boat.
“Kapal yang tenggelam adalah kapal tugboat Jasa Karya. Dengan 3 orang telah ditemukan dengan kondisi selamat, dan satu orang masih dalam pencarian. Dari saksi yang selamat, korban melompat dari kapal. Upaya penyelaman sudah kami lakukan di kapal Tug Boat Jasa Karya yang tenggelam, namun dari 2 kali upaya penyelaman masih nihil belum ditemukan di dalam kapal,” cetusnya kepada Simbur.
Operasi selanjutnya, Tim Sar gabungan, melakukan pencarian menyusuri sungai yang pasang surut sampai sore hari ini. “Sebanyak 9 orang dari Basarnas, 4 orang ABK dari Dermaga Pinisi. Libatkan juga KPLP, dari pihak owner juga melakukan pencarian,” tukas Raymond.
Basarnas juga mengerahkan personel 1 tim dari KN SAR Setyaki 202 dan 1 tim rescue Basarnas Palembang ke lokasi kejadian menggunakan RIB 02 dengan membawa peralatan seperti aqua eye.
Terpisah, sebelumnya, Basarnas Sumsel melakukan Sar terhadap warga bernama Darwis (40) sewaktu mandi yang hilang tenggelam di Sungai Keban Agung, pada Sabtu (23/12/23) kemarin pagi.
Awalnya sekitar pukul 07.40 WIB, Darwis mandi bersama temannya di Sungai Keban Agung. Tapi nahas korban terbawa arus hingga membuatnya tenggelam.
Raymond Konstantin SE menerima laporan ini, segera mengarahkan saru tim rescue Basarnas Sumsel melalui unit siaga Sar OKU Timur menuju lokasi kejadian. Tim rescue unit siaga Sar OKU Timur akan berkoordinasi dan mengkoordinir dengan unsur Sar gabungan untuk melakukan operasi Sar tersebut. Terdiri dari TNI – Polri, Pemda setempat seperti pihak desa, BPBD, Tagana, dan unsur potensi Sar. (nrd)



