- Instruksi Keluarkan Darurat Gempa NTT agar Anggaran dan Bantuan Dapat Disalurkan
- Terdata 47 Warga Tewas akibat Gempa NTT
- Korban Tewas akibat Gempa NTT Bertambah Jadi 14 Orang
- Presiden Tekankan Efisiensi Pengadaan Barang dan Jasa hingga Rp360 Triliun
- Gencarkan Patroli dan Libatkan Warga, Satpol-PP Cegah Persekusi di Kota Bogor
Gerbong Basarnas Palembang Berubah, Raymod Konstatin Sebut Ladang Amal dan Ibadah
PALEMBANG, SIMBUR – Raymond Konstatin SE resmi menjabat sebagai Kepala Basarnas Palembang yang baru. Raymond sendiri. Sebelumnya bertugas sebagai Penata Kelola Pencarian dan Pertolongan Ahli muda di Direktorat Bina Potensi.
Serah terima jabatan itu digelar
di Aula Serbaguna Kantor Pencarian dan Pertolongan Palembang, kemarin Selasa (7/11) pagi. Sementara Kepala Basarnas Palembang sebelumnya, Hery Marantika SH MSi, dipindah tugaskan sebagai Kepala Basarnas Bandung Jawa Barat.
Sertijab juga dijalani Kepala Subseksi Operasi Agus Mujiono, digantikan Mancarah Wanto SE dimana sebelumnya bertugas di Basarnas Jambi. Hery Marantika berpesan agar insan Sar untuk terus meningkatkan kompetensi, menjaga kekompakan, kekeluargaan, dan mendukungan kepala kantor dan kasubsi operasi yang baru.
“Terus terang saya mengagumi dedikasi dan militansi teman-teman di sini. Setiap pelaksanaan Operasi Sar, juga saya merasakan adanya suasana kekeluargaan, serta kerja sama yang baik di kantor ini,” ungkapnya.
Kepala Basarnas baru Raymond Konstantin SE menambahkan, sebagai kepala kantor di masing-masing wilayah, tentu memiliki dinamika dan tantangan tersendiri. “Untuk kinerja sebelumnya, supaya dijaga dengan baik. Apabila terdapat kekurangan akan kita perbaiki bersama, kedepannya kita akan selalu bersinergi” timbangnya.
Pelantikan pimpinan tersebut, secara resmi sebelumnya telah dilaksanakan di kantor Basarnas Pusat pada Rabu (25/10/23). Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Kusworo melantik 16 orang pejabat administrasi dan 21 pejabat fungsional rescuer dilingkungan Basarnas.
“Kita ini abdi negara, Basarnas adalah tempat tugas untuk bangsa dan negara. Basarnas adalah ladang amal dan ibadah kita,” tukas Kusworo. (nrd)



