- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Selain Beras Bakal Ada Bantuan Uang Tunai, Presiden Jokowi: Berdoa Saja APBN Mencukupi
PALEMBANG, SIMBUR – Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo didampingi Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni meninjau persediaan pangan, terutama beras. Peninjauan ini dilakukan di Gudang Bulog Sukamaju, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (26/10).
Dalam kunjungannya kali ini, Presiden Jokowi juga menyerahkan bantuan pangan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Presiden Jokowi menyampaikan bahwa saat ini pemerintah tengah merancang skema pemberian bantuan pangan cadangan beras untuk tahun mendatang.
“Nanti di Bulan Januari, Februari, Maret, 10 kg, 10 kg, 10 kg, setuju enggak? Dengan catatan APBN-nya nanti mencukupi jadi kita berdoa bersama kalau APBN-nya mencukupi nanti Januari langsung, Januari, Februari, Maret,” ucap Presiden Jokowi.
Sementara itu, pada akhir tahun 2023, Presiden menyebut pemerintah telah menyiapkan bantuan sosial berupa uang tunai sejumlah Rp400 ribu kepada para penerima. “Jadi nanti di bulan November, di bulan Desember, tolong rekening ibu-ibu dilihat ada tambahannya enggak, karena akan kita transfer insya Allah Rp200 (ribu), Rp200 (ribu), berarti Rp400 ribu,” kata Presiden Jokowi.
Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan Agus Fatoni menjamin stok beras Sumsel dalam kondisi cukup. Dia memastikan stok tersebut akan aman selama 4 hingga 5 bulan ke depan. Sebagai informasi, stok beras untuk wilayah Sumsel dan Babel mencapai 23.200 ton. “Stok di Sumsel sangat cukup dan aman hingga 4 – 5 bulan ke depan,” tegasnya.
Sementara itu Pimpinan Wilayah Bulog Sumsel dan Babel, Mohammad Alexander menambahkan, bantuan yang disalurkan Bulog pada setiap bulannya mencapai 5.820 ton untuk alokasi 582 ribu KPM. “Untuk tahap I Maret, April dan Mei sudah selesai 100 persen. Sedangkan tahap II September, Oktober juga sudah 100 persen, tinggal menyelesaikan penyaluran November yang diawali pada hari ini oleh Presiden,” ujarnya.
Menurutnya, untuk pelaksanaan bantuan pada Desember mendatang sesuai arahan Presiden Jokowi, pihaknya masih akan menunggu instruksi pemerintah. “Pada intinya kami siap untuk menyalurkan beras, meskipun pada Desember nanti akan ada bantuan serupa,” ungkapnya.(kbs/red)



