- Israel Cegat Misi Kemanusiaan ke Gaza, PWI Pusat Kecam Penahanan Jurnalis Indonesia
- AJI Palembang Gelar Diskusi Keselamatan Jurnalis dan Sengketa Pers
- Presiden Prabowo Resmikan Koperasi Merah Putih, 9.294 Gerai Selesai Dibangun
- Persiapkan Muswil, SMSI Sumsel Harus Mengambil Langkah Strategis
- Optimistis Festival Sriwijaya Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Sumsel
Tingkatkan Kepercayaan dan Reputasi, Rumuskan Undang-Undang Kehumasan
Sekretaris Umum Perhumas Benny Siga Butarbutar menjelaskan, humas perlu dilengkapi dengan kemampuan yang bisa dipercaya, dibutuhkan yakni kemampuan membuat riset/analisis. “Hal itu dapat membantu pimpinan dalam mengambil keputusan dan berpengaruh. Sehingga proses mengambil keputusan itu menjadi penting,” ungkapnya.
Perhumas indicators itu, lanjut Benny, membahas peran apa yang membuat komunikasi itu menjadi penting dalam pengambilan keputusan organisasi atau keberlangsungan eksistensi. “Ternyata setiap orang dan organisasi itu butuh trust (kepercayaan) dan reputasi. Dua dimensi itu membutuhkan delapan indikator,” paparnya.
Kedelapan indikator itu meliputi Performance Management Quality, Environmental Social Governance (ESG), dan Innovation. Selanjutnya, Leadership, Technology, People Management, Communication dan Crisis handling.



