Korban Hanyut Ditemukan 143 Meter dari Lokasi Awal
PALEMBANG, SIMBUR – Pasca musibah kecelakaan air terjadi di Sungai Musi, di perairan Karang Anyar, Kecamatan Gandus, Palembang. Satu orang korban tenggelam, akibat sampan ditumpanginya ditabrak kapal tongkang.
Kejadian itu diterima Com Center Basarnas Sumsel, Kamis (3/8/23) sekitar pukul 18.15 WIB, atas laporan Bambang, sebagai keluarga korban yang tenggelam. Setelah kapal jukung korban ditabrak kapal tongkang di Sungai Musi.
Diketahui, awal korban MA (13) bersama 2 temannya A (14) dan R (12) tengah asyik bermain di atas perahu sampan sekitar pukul 14.00 WIB, Kamis (3/8/23). Nahas, sewaktu perahu jukung berada di tengah Sungai Musi, secara cepat ditabrak kapal Tugboat membawa tongkang.
Akibatnya perahu jukung terbalik, sedangkan korban bersama temannya ikut terseret arus sungai. Ironisnya korban MA belum bisa berenang, dan ia pun hilang tenggelam. Sedangkan kedua temannya selamat dari musibah, dengan berenang ke pinggiran.
Korban MA (13) yang terjatuh dan tenggelam dari perahu, karena ditubruk tugboat tongkang di Sungai Musi, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Gandus, Palembang Prov. Sumsel. Akhirnya ditemukan Tim Sar gabungan, sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Kepala Kantor Basarnas Palembang Hery Marantika SH MSi mengatakan, korban ditemukan pada hari ketiga pencarian, yakni Sabtu (5/8/23) pagi.
“Pencarian bersama potensi Sar yang ada di lokasi, kami fokuskan dengan melakukan penyisiran permukaan perairan Sungai Musi. Menggunakan rubberboat serta perahu nelayan,” ungkapnya.
“Korban ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB, telah mengapung di Sungai Musi, dalam keadaan meninggal dunia, sejauh 143 meter dari lokasi kejadian awal. Selanjutnya korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga,” terangnya kepada Simbur. (nrd)



