Waspada Ancaman El Nino, Minimalisir Dampak Karhutla

PALEMBANG, SIMBUR – Potensi El Nino yang diprediksi melanda termasuk wilayah Sumsel perlu diwaspadai. Sebab terjadi minimnya curah hujan yang memicu kekeringan atau musim kemarau panjang dari November – Desember 2023. Hal itu akan meningkatkan suhu panas akibatnya rawan karhutla.

Prediksi musim kemarau akan panjang di Indonesia sehingga berdampak pada bencana kebakaran hutan dan lahan menjadi ancaman serius. Hal itu disampaikan ketua tim PT Sinar Mas Effendy Teddy Najoan didamping Sujica selaku kepala pengendalian kebakaran Sinarmas dan Wakilnya Mares. Rombongan hadir bertemu dengan Kapolda Sumsel Irjen Pol A Rachmad Wibowo SIk dan PJU Polda Sumsel.

Sujica dari PT Sinarmas memaparkannya Selasa (9/5/23) di ruang Vicon lantai dua gedung presisi Polda Sumsel. Bahwa peluang terjadinya El Nino dipridiksi sampai dengan November-Desember. “Selanjutnya bulan Januari sebesar 60 persen, berikutnya menunggu forecast atau ramalan lebih lanjut. Namun tren menunjukkan kemungkinan akan terjadinya El Nino tahun ini  berlanjut ke 2024,” cetusnya.

Kapolda Sumsel Irjen Pol A Rachmad Wibowo SIK melalui Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi MM menanggapi potensi potensi rawan kebakaran serta denah Karhutla telah disampaikan Kapolda, juga pencegahan Karhutla oleh Dirreskrimsus Kombes Pol Agung Marlianto SIk MH.

“Tentu ini menjadi perhatian terjadinya pemanasan di Sumsel, maka.perlu menggandeng pihak terkait dan perusahaan. Untuk mencegah dan mengantisipasi dengan menyiapkan semua, agar meminimalisir dampak termasuk karhutla,” tegasnya. (nrd)