- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Jelang Ramadan, Pastikan Stok Sembako Aman dan Bebas Bahan Makanan Berbahaya
PALEMBANG, SIMBUR – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang bersama Badan Urusan Logistik Devisi Regional Sumatra Selatan Bangka Belitung (Bulog Divre Sumsel Babel), menjamin ketersedian enam komoditas pangan menjelang bulan suci Ramadan 1444 Hijriah aman terkendali. Kepastian ini, Jumat (10/3) sore, setelah Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda memantau langsung ketersedian sembako di gudang Bulog Drive III Sumsel Babel tersebut. “Warga Palembang tidak usah panic buying, berbelanja menyambut Ramadan tahun ini,” tegasnya.
Fitri memastikan stok enam komoditas, sepetrti beras, minyak, gula, terigu, daging telur tercukupi hingga akhit tahun 2023 nanti. Ditegaskankannya, masyarakat harus membeli kebutuhan pokok tersebut, sesuai dengan keperluan saja. “Jangan berlebihan, stok kita aman kok,” katanya.
Bahkan, kata Fitri sudah menjadi rutinitasnya setiap bulan suci Ramadahan akan keliling pasar bersamaan dengan menggelar operasi pasar (OP) murah disetiap pasar di 18 kecamatan yang ada.
“Jadi tidak usah berlebihan berbelanjanya, kita juga akan membantu menekan harga dengan cara menggelar operasi pasar murah,” tegasnya lagi.
Tidak hanya Pemkot Palembang akan menggelar operasi pasar murah bebedapa BUMD dan BUMN juga telah memastikan melakukan hal yang serupa.
“PLN dan PDAM juga akan menggelar hal yang serupa dibeberapa titik wilayah Kota Palembang menggelar pasar murah, jadi sudah bisa dikatakan ketersedian aman,” tegasnya.
Bukan hanya sembako yang menjadi perhatian Fitri, makanan yang mengandung bahan berbaha seperti formalin dan rhodamin juga akan menjadi konsenterasinya. “Kami akan tetap keliling pasar, memastikan tidak ada pedagang ditingkat pengecer dan distributor yang nakal,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Perum Bulog Divre Sumsel Babel, Alex memastikan stok sembako aman, bahkan telah mencukupi kebutuhan daging beku kerbau dan sapi.
“Stok bahan pokok di Sumsel ini aman, untuk stok bahan pangan pokok yang ada di Sumsel ini relatif aman sangat cukup hingga akhir tahun,” ungkapnya.
Untuk kebutuhan beras, katanya pihaknya telah menyiapakan 1.800 ton yang juga didistribusikan hingga ketingkat pengecer.
Sebelumnya, Fitrianti Agustinda bersama dinas terkait dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) monitoring bahan makanan di pasar Soak Batok dan 26 Ilir. Kegiatan yang sering dilakukan bersama ini, akan lebih diinsentifkan lagi dalam menyambut bulan puasa nanti. Dalam hal rangka mengantisipasi adanya oknum yang tidak bertanggung jawab menjual bahan makanan berbahaya, sehingga merugikan konsumen.
“Ya kami bersama BPOM akan lebih insentif lagi dalam mengawasi beredarnya bahan makanan yang berbahaya baik olahan, cepat saji dan masih segar harus dalam kontrol Pemkot Palembang sehingga tidak ada masyarakat yang dirugikan,” katanya Kamis (9/3).
Dilain hal pedagang pasar soak batok mengeluhkan jika kondisi transaksi jual beli sepi. Mereka juga mengkhawatirkan jika menjelang puasa nanti pasar sepi. menanggapi keluhan tersebut Fitrianti Agustinda melihat memang banyak pedagang berjualan ke pasar soak batok yang memadati jalan.
“Ya masalahnya para pembeli lebih memilih ke pasar 26 Ilir ketimbang Soak Bato karena tidak ingin jalan jauh, seperti yang terjadi saat ini kita lihat pembeli begitu sampai turun kendaraan langsung ke pasar. Saya berharap kepada pembeli dan penjualan agar memiliki kesadaran karena kita ada pasar soak batok dan lapak yang sudah disiapkan kepada pedagang.
Dia merencanakan jika tempat tersebut tidak cukup pedagang yang tidak kebagian tempat akan dilakukan pemindahan sesuai mereka tinggal. Misalnya ia tinggal di daerah Bukit Lama maka akan dianjurkan ke pasar Plaju. Tentunya kita tidak menginginkan kondisi tidak rapi yang seharusnya itu diperuntukan sebagai ruas jalan digunakan tempat berjualan. “Masalah ini harus dilakukan pendekatan kepada para pedagang, jangan sampai ada bentrokan,”tutupnya.(kbs/red)



