- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Simbur Academy Sukses Digelar, Workshop Jurnalisme AI dan Climate Change Efektif Edukasi Pelajar
Lanjut Azhari, masih ada pihak yang rutin mengkritisi media massa terlalu sering diperlakukan sebagai subjek pemberitaan darurat iklim sebagai bagian yang tak terpisahkan dari kepentingan politik dan bisnis secara lebih luas. Terdapat gerakan untuk melakukan perubahan dengan membentuk tim khusus merumuskan strategi pemberitaan dalam jurnalisme iklim berkelanjutan.
Cakupan peningkatan pemberitaan iklim cukup banyak. Termasuk laboratorium, data dan grafis untuk menunjukkan dampak pemanasan global dan perubahan iklim karya seorang kolumnis. Tujuannya untuk memberi petunjuk kepada pembaca dan pemirsa agar dapat memberikan navigasi pilihan tentang bagaimana hidup berkelanjutan. “Mengembangkan berita sebagai bagian dari produk media pers secara fokus dalam memberikan solusi terhadap dampak perubahan iklim, termasuk melibatkan kecerdasan buatan,” tutupnya.(nrd/red)



