- Lima Pendaki Terluka akibat Letusan Gunung Api Dukono
- Bertambah 3 Tersangka Baru, Total 10 Orang Terjerat Kasus Korupsi KUR Bank Daerah di Semendo
- Jaksa Beri Waktu Bos Perusahaan Sawit Satu Bulan Kembalikan Sisa Uang Rp219 Miliar dari Total Kredit Fiktif Rp1,4 Triliun
- Tabrakan Maut Bus versus Truk Tangki, 16 Korban Tewas Diidentifikasi di Palembang
- PWI Pusat dan Mahkamah Agung Bahas Pedoman Media Massa dan Media Sosial Peradilan
Dukung Program Presisi, Ingatkan Ancaman Karhutla
PALEMBANG, SIMBUR – Direktur Kriminal Khusus Polda Sumsel Kombes Pol Agung Marlianto SIk MH memimpin apel personel pada Senin (30/1/23) pagi di halaman Mapolda Sumsel. Agung menekankan penggunaan keuangan yang efisien, efektik, transparan dan akuntabel.
Perencanaan penyerapan anggaran ini untuk mendukung program Kapolri yang prediktif, responsibilitas dan transparansi, berkeadilan, dalam rangka kamtibmas yang memberikan perlindungan, pengayoman.
Tercatat, tingkat kepercayaan publik membaik dibanding tahun 2021 yang berada diangka 70 persen naik 73,33 persen pada tahun 2022. Yang naik dari urutan ke 11 menjadi urutan ke 8, dari 34 Polda seluruh Indonesia. “Tentu ditunjang peningkatan pelayanan diseluruh bidang, ditunjang setiap personel jajaran kita yang humanis, profesional,” timbangnya.
Agung juga mengingatkan, potensi ancaman karhutlah, sepanjang tahun 2015 dan 2019 terjadi kebakaran besar. Berselang 4 tahun, maka tidak menutup kemungkinan pada tahun 2023 ini.
“Perkiraan cuaca tahun 2023 yang diprediksi lebih kering dan panas dibanding tahun 2022. Maka kita meminta personel untuk melaksanakan 8 kegiatan dan 13 rencana aksi yang telah disusun guna mencegah terjadinya Karhutla,” harapnya.
Sehingga pentingnya, upaya pencegahan melalui patroli dan sambang Bhabinkamtibmas bersama-sama dengan Babinsa dan stakeholder terkait lainnya, seperti Masyarakat Peduli Api dan Manggala Agni diyakini sebagai metode yang paling efektif dibanding dengan operasi pemadaman. (nrd)



