- Lima Pendaki Terluka akibat Letusan Gunung Api Dukono
- Bertambah 3 Tersangka Baru, Total 10 Orang Terjerat Kasus Korupsi KUR Bank Daerah di Semendo
- Jaksa Beri Waktu Bos Perusahaan Sawit Satu Bulan Kembalikan Sisa Uang Rp219 Miliar dari Total Kredit Fiktif Rp1,4 Triliun
- Tabrakan Maut Bus versus Truk Tangki, 16 Korban Tewas Diidentifikasi di Palembang
- PWI Pusat dan Mahkamah Agung Bahas Pedoman Media Massa dan Media Sosial Peradilan
Korban Gempa Cianjur Genap 310 Orang Tewas, Identitas Warga yang Hilang Sudah Jelas
CIANJUR, SIMBUR – Sebanyak 17 korban ditemukan meninggal dunia oleh tim sar gabungan hari ini Jumat (25/11). Sementara, korban yang masih hilang sudah diketahui identitasnya. Dengan demikian, jumlah korban tewas akibat gempa Cianjur genap menjadi 310 orang.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengonfirmasi, dari 39 korban yang masih hilang, 32 warga Cugenang. Informasi awal ada 7 warga yang melintas.
“Ternyata ditemukan ada 9 orang (warga yang melintas). Dari 32 warga Cugenang hari ini ditemukan 8 jenazah sehingga hasil pencarian tim SAR gabungan berjumlah 17 orang,” ungkap Suharyanto saat memberikan keterangan pers, Jumat (25/11).
Suharyanto menambahkan, jumlah korban yang hilang tinggal dikurangi setelah nanti ditemukan. “Jumlah korban yang meninggal hingga hari ini 310 orang. Yang masih belum ditemukan 24 orang. Sebanyak 24 orang ini masih dicari terus tapi jelas identitasnya sehingga jika ditemukan nanti tinggal dikurangi jumlah yang hilang,” paparnya.
Untuk pendataan jumlah bangunan yang rusak, kata dia, ada proses assesement. Karena itu, tidak berbeda jauh dari data sebelumnya. “Untuk sekolah rusak ada penambahan 363 sekolah, tempat ibadah ada 144, faskes ada 3 dan gedung kantor ada 16,” jelasnya.(red)



