Turunkan Penumpang di Tengah Jalan, Driver Online Bakal Kena Sanksi

PALEMBANG, SIMBUR – Seorang konsumen Lia (21) mengeluhkan layanan jasa driver online atas nama CD dengan mobil Avanza BG 12xx Mx warna hitam. Sebab driver online ini, disinyalir menurunkan penumpang Lia dan neneknya Yurpa (72) lanjut usia yang tengah sakit akibat kecelakaan, di tengah jalan.

Kejadian tidak beretika itu, berawal dari Lia (21) memesan taksi online, dengan order sekitar pukul 19.00 WIB, pada Minggu (10/7) di Rumah Sakit Myria, di Km 7 Palembang, untuk mengantarkan Yurpa (72) yang sakit akibat kecelakaan. Dengan tujuan ke Jalan Sosial, Km 5 Palembang.

Driver online dengan akun atas nama CD dengan mobilnya sempat menjemput penumpang Yurpa yang sakit akibat kecelakaan.Tiba-tiba dia menurunkan penumpangnya Yurpa di SPBU di depan Punti Kayu, di Jalan Kolonel H Burlian, Palembang.

Dikatakan Lia sebagai konsumen driver online, malam itu ia hendak mengantarkan neneknya Yurpa (72) yang sakit karena kecelakaan.  “Taksi online atas nama CD dengan mobil Avanza BG 12xx Mx warna hitam, dengan titik awal jemput di RS Myiria, Km 7 Palembang. Kami minta diantarkan ke Jalan Sosial, KM 5. Tapi baru beberapa meter jalan, orderan mendadak di cancel sama driver online ini. Menyuruh kami turun dari mobilnya tanpa alasan jelas. Di SPBU Punti Kayu, padahal nenek aku Yurpa ini lagi sakit,” ujarnya kepada Simbur.

“Kami sudah meminta kepada sopir online agar mengantarkan nenek sampai tujuan. Tetapi sopir ini menolak, termasuk tidak mau dibayar. Katanya ia hanya iseng saja mengambil orderan ini. Kami sangat sayangkan, kenapa setelah naik ke mobil tiba-tiba diturunkan di jalan, seharusnya cancel sejak awal saja orderan kami,” jelas Lia dengan nada kesal.

Terkait keluhan konsumen ini, Aji Wihardandi sebagai Head of Rwgional Corporate Affairs Gojek Sumatera mengatakan sedang menindak lanjuti kejadian tersebut.  “Kami tidak mentolerir segala bentuk tindakan yang membuat konsumen atau pelanggan tidak nyaman. Kami pasti memberikan sanksi berupa suspense selama investigasi berlangsung,” tanggapnya. (nrd)