- Nilai-Nilai Perjuangan Jenderal Bambang Utoyo, Tegaskan Integritas, Niat Murni, dan Kesederhanaan sebagai Teladan Bangsa
- Keok Praperadilan, Dua Beranak Tersangka Suap Proyek Irigasi di Muara Enim Dilimpahkan ke Pengadilan
- Pulang Ibadah Haji, Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKU Timur Susul Dua Rekannya Masuk Bui
- Kodam II/Sriwijaya Tancap Gas, Palembang Pimpin Progres Koperasi Desa Merah Putih
- Deninteldam II/Sriwijaya Gagalkan Pengiriman 1 Kg Sabu dari Palembang ke Empat Lawang
Cegah dan Deteksi “Penyakit Misterius” Masuk Sumsel, Harap Tidak Terburu-buru Tetapkan Pandemi
Lanjut Yuwono, sekarang heboh katanya (hepatitis akut) ini disebabkan adenovirus. Padahal, adenovirus merupakan salah satu komponen vaksin yang dibuat di Eropa dan Amerika. “Adenovirus itu komponen utama dalam vaksin kemarin. Artinya, vaksin-vaksin Eropa dan Amerika itu isinya rekombinan atau rekayasa genetik. Salah satunya adenovirus. Kalau itu dicurigai, mungkin juga,” terangnya.
Selain adenovirus, tambah Yuwono, hepatitis akut juga bisa disebabkan parasit dan obat-obatan. “Hepatitis bisa disebabkan oleh infeksi akibat parasit misalnya amuba. Selain itu hepatitis bisa juga disebabkan karena konstruksi obat-obatan tertentu sehingga lever (hati) menjadi radang. Bisa juga akibat gangguan imunitas,” umbarnya.
Sampai hari ini, menurut Yuwono, pemerintah Inggris tempat hepatitis akut muncul pertama, masih melakukan penelitian/investigasi. Yuwono berharap masyarakat tidak percaya isu seperti masalah pandemi sebelumnya.



