- Perkuat Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah melalui Operasi Modifikasi Cuaca
- Optimalkan Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah
- Kejari Musi Rawas Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Dana Peremajaan Sawit
- Deklarasi Tata Kelola Sumur Minyak Rakyat, Akhiri Illegal Drilling di Sumsel
- PWI Fest Digelar 4–5 Desember 2026 di Jakarta, Kick-Off HPN 2027 Lampung
Erupsi Melemah dan Potensi Tsunami Menurun, Arus Mudik-Balik Lebaran di Merak-Bakauheni Relatif Aman
Sementara, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto SSos MM mengatakan, secara visual tidak terlihat hal-hal yang mengkhawatirkan dari aktivitas Gunung Anak Krakatau.
“Status aktivitas Gunung Anak Krakatau memang di level tiga yaitu siaga. Meskipun secara visual tidak ada yang mengkhawatirkan tapi kami tetap berpegang atau berpedoman pada aturan jika gunung berapi berstatus level tiga yaitu siaga. Sebagaimana Peraturan Menteri ESDM No 15/2011,” jelasnya.
Lanjut Suharyanto, ancaman erupsi bisa meluas tapi tidak mengancam pemukiman penduduk. Karena itu, dia meminta masyarakat agar menaati penetapan wilayah-wilayah yang termasuk dalam Kawasan Rawan Bencana (KRB) Gunung Anak Krakatau. KRB 1 dengan radius 7 kilometer dari puncak gunung, KRB 2 dengan radius 5 kilometer dari puncak gunung dan KRB 3 dengan radius 2 kilometer.



