- Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital
- Lima Pendaki Terluka akibat Letusan Gunung Api Dukono
- Bertambah 3 Tersangka Baru, Total 10 Orang Terjerat Kasus Korupsi KUR Bank Daerah di Semendo
- Jaksa Beri Waktu Bos Perusahaan Sawit Satu Bulan Kembalikan Sisa Uang Rp219 Miliar dari Total Kredit Fiktif Rp1,4 Triliun
- Tabrakan Maut Bus versus Truk Tangki, 16 Korban Tewas Diidentifikasi di Palembang
Gunung Ibu Meletus, Kolom Abu Muncrat Setinggi 800 Meter
JAKARTA, SIMBUR – Gunung Ibu yang berada di barat laut Pulau Halmahera, Maluku Utara, meletus pada hari ini Kamis (14/4) pukul 09.31 WIT. Pantauan tim Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), dari erupsi itu teramati kolom abu berwarna kelabu berintensitas tebal ke arah timur laut. “Dengan tinggi kurang lebih 800 meter dari atas puncak atau 2.125 meter di atas permukaan laut,” ungkap Abdul Muhari PhD, Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Kamis (14/4).
Muhari mengatakan, erupsi tersebut juga terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi selama 60 detik. PVMBG memberikan rekomendasi kepada masyarakat di sekitar Gunung Ibu maupun para pengunjung. “Termasuk wisatawan agar tidak beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari puncak gunung,” imbaunya.
Lanjut Muhari, PVMBG juga melarang adanya aktivitas di perluasan sektoral berjarak 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu. “Apabila terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah agar menggunakan masker atau pelindung hidung dan mulut serta kacamata,” ujarnya.
Saat siaran pers ini diturunkan, Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku Utara tengah berkoordinasi dengan instansi terkait. “Guna kaji cepat dan upaya lain yang dianggap perlu sebagai antisipasi dampak erupsi,” tutupnya.(red)



