Kunjungi Bumi Sriwijaya, Kasad Beri Kuliah Umum dan Tinjau Vaksinasi

PALEMBANG, SIMBUR – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman melakukan kunjungan kerja ke Bumi Sriwijaya, Senin (7/2) lalu. Tiba di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman didampingi istri sekaligus Ketua Umum Persit Kartika Candra Kirana (KCK) Pusat Ny. Rahma Dudung Abdurachman, disambut langsung Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi beserta Forkopimda Sumatera Selatan.

Kedatangan Jenderal TNI Dudung Abdurachman dan Istri juga disambut dengan Pengalungan Selempang dan Handbucked oleh Bujang-Gadis Palembang serta Tari Gending Sriwijaya Tarian Khas Provinsi Sumatera Selatan sebagai prosesi penyambutan adat. Kunjungan nomor satu di TNI AD ke Bumi Sriwijaya ini merupakan kunjungan perdana sejak dilantik pada 17 November 2021 lalu. Kunjungan ini juga merupakan rangkaian agenda kunjungan ke wilayah Indonesia.

Selanjutnya, Kasad juga akan melakukan peninjauan Serbuan Vaksinasi Kodam II/Sriwijaya berkerja sama dengan Kimia Farma di Balai Prajurit Jl Sekanak Palembang. Selain itu pada malam harinya, Kasad juga akan melakukan silaturahmi dan ramah tamah dengan Forkopimda Sumsel dan Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda di Griya Agung Palembang.

Kasad memberikan kuliah umum dihadapan para mahasiswa  Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya tepatnya, Senin (7/3) siang. Kuliah umum ketahanan nasional  tersebut   dibuka secara  resmi oleh  Wagub  Sumsel H. Mawardi Yahya dengan mengsung  tema “Penguatan Karakter Bangsa dalam implementasi kampus merdeka”.

Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman  dalam kuliah umumnya mengatakan, dia sengaja untuk datang ke sejumlah perguruan tinggi  di seluruh Indonesia guna  memberikan pencerahan pemikiran kepada para mahasiswa-mahasiswi sebagai penerima tongkat estafet meneruskan pembangunan bangsa ini kedepan. Apalagi, lanjut dia, berdasarkan data  penggunaan internet di Indoneisa sebanyak 196,7 juta pengguna.  145,4 juta pengguna diantaranya merupakan generasi z dan mileneal.

“Pesatnya penggunaan Internet juga berdampak pada berkembangnya berita bohong, dengan menggunakan platform media. Mempengaruhi opini masyarakat yang digunakan untuk kepentingan kelompok tertentu,” katanya .

Dudung mengakui, sekarang kebohongan dapat menjadi kebenaran dengan memainkan emosi dan perasaan. Kelompok ini menggunakan medsos yang didanai oleh pihak pemecah belah.  “Indeks kerentanan pada tahun 2021 terjadi konflik yang berkepanjangan dibanyak negara. Indonesia menduduki peringkat 99 dari 179 negara,” ungkapnya.

Lebih jauh Dudung menguraikan, semangat para pendiri bangsa dalam menyusun dasar negara tidaklah mudah. Terlebih ancaman kedepan yang dihadapi bangsa ini   lebih complex. Persatuan dan kesatuan  terus diuji  termasuk  ancaman internal. Karena itu karakter bangsa Indonesia dapat digunakan  dalam  menghadapi ancaman internal tersebut.

“Peran mahasiswa dalam memperkuat karakter bangsa, selaku  agen perubahan  menajaga nilai karakter bangsa. Mahasiswa sebagai garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai luhur  Pancasila. Mahasiswa juga sebagai pemersatu bangsa, Pengontrol sosial yang  memiliki kontrol sosial terhadap masyarakat berbangsa dan bernegara,” pungkasnya.

Sementara itu Wagub  Mawardi Yahya dalam sambutannya  mengapresiasi kuliah umum dengan menghadirkan KSAD Dudung Abdurachman sebagai pemateri. Menurutnya hal itu sejalan dengan fungsi pendidikan nasional membentuk watak dan peradaban bangsa yang bermartabat.

Dia juga menjelaskan dihadapan KSAD, Sumsel terdiri dari  17 Kabupaten/kota yang tidak pernah terjadi konflik, bahkan Sumsel  dinyatakan sebagai provinsi yang zero konflik. “Alhamdulillah Sumsel zero konflik, ini tidak lain karena koordinasi  yang baik kalangan Forkopimda  guna  menjaga situasi  yang   kondusif,” papar Mawardi.

Mawardi  mengharapkan para mahasiswa  untuk menyiapkan diri  dalam menyongsong  masa  depan.
“Termasuk mampu menyelesaikan permasalahan bangsa termasuk  konflik yang kemungkinan akan terjadi,” tandasnya.

Kasad juga meninjau kegiatan vaksin gotong royong yang diselenggarakan TNI-AD bersama Kimia Farma, di Gedung Balai Prajurit Jalan Sekanak Palembang, Senin (7/3). Dalam kegiatan tersebut, selain meninjau pelaksanaan vaksinasi, KASAD juga memberikan arahan kepada Satuan Jajaran Kodam II/Swj melalui Video Conference (Vidcon).

Dalam arahannya, KASAD Jenderal TNI Dudung Abdurrachman, menekankan kepada Satuan Jajaran Kodam II/Swj agar tetap melaksanakan kegiatan pendampingan vaksinasi. “Karena, TNI-AD harus menjadi yang terdepan dalam mendukung program pemerintah, yakni  pencapaian target vaksinasi,” kata KASAD.

Selesai memberikan arahannya, KASAD berinteraksi dengan peserta vaksin di ruang observasi dan memberikan sembako kepada peserta vaksin. Kegiatan Vaksinasi Gotong Royong kerjasama TNI-AD dan Kimia Farma ini, melibatkan 100 orang tenaga vaksinator dari Kesdam II/Swj, RS. dr. AK Gani Palembang, Yonif Raider 200/BN, Yonarhanud 12/SBP, Kikav 5/GCC dan Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin.(red/rel)

 

Posted in TNI