Ukur Kesiapsiagaan, Sekitar 700 Prajurit Ikut Apel Gelar Pasukan

PALEMBANG, SIMBUR  – Sekitar 700 personel terdiri dari prajurit TNI AD dari satuan tempur maupun satuan kewilayahan di jajaran Kodam II/Sriwijaya mengikuti  Apel Gelar Pasukan dalam rangka mengecek kesiapsiagaan prajurit. Kegiatan berlangsung di Lapangan Benteng Kuto Besak (BKB) Kota Palembang, Senin (31/1).

Gelar pasukan ini diikuti jajaran Kodam II/Swj yakni, Yonif Raider 200/BN, Yonkav 5/DPC, Yonarmed 15/105 Tarik/Cailendra, Yonarhanud 12/SBP. Selain itu, Korem 044/Gapo dan Kodim 0418/PLG termasuk kendaraan taktis serta FKPPI, PPM dan HIPAKAD yang berada di wilayah Garnizun Palembang.

Pangdam II/Swj Mayjen TNI Agus Suhardi menekankan seluruh prajuritnya, sebagai salah satu garda terdepan harus memiliki tingkat kesiapsiagaan yang optimal. Siap menjalankan amanat tugas dari negara, kapanpun dan di manapun dibutuhkan. “Oleh karena itu, apel ini memiliki makna sangat penting bagi Kodam II/Swj sebagai salah satu bentuk sederhana untuk mengukur kesiapsiagaan satuan Kodam II/Swj dalam melaksanakan tugas-tugas sebagai bagian integral dari TNI AD yang merupakan komponen utama pertahanan negara,” kata Pangdam.

Pangdam II/Swj juga  memerintahkan agar seluruh personel Kodam II/Swj mempedomani Perintah Harian Kasad dimanapun bertugas dan berada. “Jadikan itu sebagai bentuk implementasi dari ikrar yaitu Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI yang merupakan dasar pedoman Prajurit TNI AD yang dijiwai Ideologi Negara Pancasila yang wajib dipahami, diamalkan dan diperjuangkan,” tegas Mayjen TNI Agus Suhardi.

Pangdam juga meminta seluruh Prajurit  agar menunjukkan Jati Diri TNI AD sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional dan Tentara Profesional. “Sehingga Prajurit TNI AD yang berasal dari rakyat akan bersama dan manunggal dengan rakyat berjuang bersama menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk mencapai tujuan nasional,” ujarya.

Selanjutnya, dalam menghadapi perkembangan situasi yang akan mengancam dan mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa, Pangdam meminta untuk melakukan deteksi dini dengan menjalin hubungan dan komunikasi yang baik dengan masyarakat sehingga tidak mudah menerima informasi tidak benar yang akan menimbulkan konflik antar masyarakat. “Ambil tindakan proaktif, jangan ada keraguan dan ketakutan dalam berbuat dan bertindak untuk kepentingan masyarakat, bangsa dan negara,” pungkas Pangdam.

Lebih lanjut kata Pangdam, Kodam II/Swj sebagai bagian dari TNI AD wajib berperan aktif, kreatif dan produktif untuk menemukan dan memahami peluang-peluang di lingkungan bertugas dalam membantu kelancaran roda perekonomian demi terwujudnya kesejahteraan rakyat. Mendukung kelancaran serta suksesnya program-program pemerintah dalam mencapai tujuan nasional dengan harus senantiasa bersinergi dengan segenap komponen bangsa lainnya.

Turut hadir dalam apel gelar pasukan Komandan Korem 044/Gapo Brigjen TNI M Naudi Nurdika SIP MSi MTr (Han). Hadir pula Kasdam II/Swj Brigjen TNI Gumuruh Winardjatmiko SE MBA, Brigjen TNI Henra Hari Sutaryo Irdam II/Swj Brigjen TNI Muhamad Bayu Haritomo, SH Kapok Sahli Pangdam II/Swj beserta Pejabat Utama Kodam II/Swj dan para Komandan Satuan serta Kabalak jajaran Kodam II/Swj wilayah Garnizun Palembang.(red/rel)

Posted in TNI