Hiski Komisariat UBD Peringati Hari Ibu, 108 Peserta se-Tanah Air Ikuti FLD 2021

PALEMBANG, SIMBUR – Memperingati Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember, Himpunan Sarjana Kesusastraan Indonesia (Hiski) Komisariat Universitas Bina Darma (UBD) Palembang menggelar Festival Literasi Daerah (FLD) 2021. Kegiatan dilaksanakan dengan lomba menulis cerpen dan gelar wicara yang berlangsung secara offline dan online dari kampus utama UBD, Jl A Yani Palembang, Rabu (22/12).

Rektor Universitas Bina Darma Palembang, Dr Sunda Ariana MPd MM sangat mendukung kegiatan tersebut. “Kami mendukung penuh dan memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kegiatan ini,” ungkap Sunda Ariana selaku pembina Hiski Komisariat UBD, Rabu (22/12).

Sunda menambahkan, kegiatan tersebut sekaligus memperingati Hari Ibu yang dituangkan melalui literasi. “Intinya, pada Hari Ibu ini,  semua mengingat peran ibu dalam mendidik dan membesarkan anak. Kebanggaan dan kecintaan ibu terhadap anak dituangkan dalam cerpen dengan maksud agar literasi dapat terus disebarkan kepada masyarakat luas,” jelasnya.

Ketua Hiski Komisariat UBD, Neisya MA didampingi Ketua pelaksana Dr Fitria Aprilia MPd mengatakan, Festival Literasi Daerah 2021 melalui lomba menulis cerpen dengan tema “Ibu” dan Gelar Wicara “Creative Writing” berjalan lancar. Menurut Neisya, kegiatan dimulai dari 4 November hingga13 Desember 2021.

Neisya menambahkan, untuk menjaring naskah lomba menulis cerpen dengan tema “Ibu”, proses penjurian dilakukan selama 1 minggu dengan melibatkan juri internal, dosen UBD dan juri eksternal sastrawan Sumsel, dr Dian Renuarti. “Peserta dari seluruh Indonesia, Sumatera, Jawa, Sulawesi, Papua sebanyak 108 naskah,” ungkap Neisya.

Gelar Wicara “Creative Writing”, lanjut Neisya, dilaksanakan saat acara puncak FLD 2021 pada 22 Desember. Talkshow tersebut mendatangkan narasumber Dania Puspitasari SST MSA yang mengulas tentang Copywriting, Neisya MA tentang Kepenulisan Kreatif, dan Dr Fitria Aprilia MPd tentang Gaya Bahasa Karya Tulis Kreatif.  “Kegiatan ini penting dilakukan karena untuk memancing gairah menulis siswa SMA/mahasiswa sehingga dapat berkontribusi dalam memajukan tingkat literasi Indonesia,” ungkap Neisya.

Kata Neisya, pihaknya berharap agar kegiatan literasi seperti ini tetap terus terselenggara. “Karena dapat meningkatkan kreativitas masyarakat, khususnya di bidang literasi baca dan tulis,” pungkasnya.(red)