- Warga Lima Desa Perbaiki Jalan Rusak secara Swadaya
- Gubernur Papua Apresiasi Dukungan BKN Tingkatkan Kualitas ASN Daerah
- PWI Pusat Serahkan Uang Duka kepada Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang
- Car Free Night Atmo Geliatkan Ekonomi dan Bahagiakan Warga Palembang
- Tetesan Air Sumber Kehidupan, Wujud Kepedulian Kasad di Brigif 8/GC
Beni Hernedi Resmi Plt Bupati, Roda Pemerintahan di Muba Berjalan Normal
PALEMBANG, SIMBUR – Pasca operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjadikan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex sebagai tersangka, Wakil Bupati Beni Hernedi resmi menjadi Pelaksana Tugas (Plt). Surat Keputusan (SK) Plt Bupati tersebut secara resmi diserahkan Gubernur Sumsel H Herman Deru pada Minggu (17/10). Adapun nomor SK 130/3105/I/2021 perihal Penugasan Wakil Bupati Muba sebagai Pelaksana Tugas Bupati Muba.
“Roda Pemerintahan Pemkab Muba tetap berjalan normal. Saya akan berkoordinasi dengan Sekda dan para kepala OPD agar tetap melaksanakan tugas masing-masing dengan maksimal,” ungkap Plt Bupati Muba, Beni Hernedi SIP.
Beni menyebutkan, program-program kerja Pemkab Muba tetap berlangsung seperti biasa. “Tidak ada yang berubah. Tupoksi pelayanan publik juga tetap normal berjalan seperti biasa demi melayani masyarakat Muba, juga terus menjaga soliditas, kekompakan menyatukan pikiran untuk membangun Kabupaten Musi Banyuasin,” terangnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Muba Drs Apriyadi MSi menyebutkan, Pemkab Muba tetap memaksimalkan pelayanan publik. “Pelayanan kepada masyarakat terutama percepatan pelaksanaan vaksin tentu menjadi prioritas utama,” ujarnya.
Lanjutnya, terkait pembangunan infrastruktur sebagaimana yang telah dilaksanakan tetap berjalan. “Koordinasi antar OPD pun tetap maksimal dalam upaya menunjang roda pemerintahan di Kabupaten Muba,” sebutnya.
Gubernur Sumsel H Herman Deru menyebutkan, jajaran Pemkab Muba beserta Forkopimda bekerja secara komperensif. “Jaga stabilitas ekonomi, politik, dan kamtibmas, Pak Beni sudah diberi mandat untuk melaksanakan tugas Bupati,” tandasnya.
Sementara, Gubernur Sumsel Herman Deru dalam arahannya menyebut penunjukan Wabup Beni Hernedi sebagai Plt Bupati Muba bukan tanpa alasan. Dirinya harus bergerak cepat mengantisipasi terjadinya kevakuman pelayanan pemerintah pada masyarakat serta terhentinya roda pembangunan di Kabupaten Muba.
“Malam kemarin (Sabtu malam) Saya sudah tandatangani SK Plt Bupati Muba. Dan malam ini saya serahkan SK-nya. Jadi sejak ditanda tangani pak Beni menjalankan tugasnya sebagai Plt Bupati untuk meneruskan roda pemerintahan di Kabupaten Muba,” tegas Herman Deru.
Dalam menjalankan pemerintahan di Muba, dia tidak ingin terjadi pengelompokan atau kubu-kubuan yang ada harus satu komando garis lurus selaras satu sama lain di bawah Plt Bupati Beni Hernedi.
“Saya tidak ingin ada geng atau kelompok-kelompok dalam menjalankan tugas. Semua harus satu narasi, satu presepsi kompak dan saling mendukung dalam mewujudkan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Periode 2017-2022,” imbuh Herman Deru.
Kalangan Forkopimda Muba juga dimintanya tetap kompak menjaga sinergitas yang telah terbangun selama ini. “Para unsur Forkopimda juga harus tetap kompak dan solid seperti yang sudah-sudah. Sebab tanpa kerjasama antara eksekutif, legislatif dan yudikatif mustahil peroses pembangunan akan berjalan dengan baik,” tambah Herman Deru.
Beni Hernedi selaku Plt Bupati Muba dimintanya untuk segera menunjuk Plt Kepala Dinas PUPR dan sejumlah pejabat teknis untuk memulihkan keadaan agar kembali normal seperti sebelumnya. “Ada beberapa OPD yang terganggu karena kasus ini, untuk itu saya minta Plt Bupati segera ambil sikap segera tetapkan Plt kepala dinas PUPR di Muba dan sejumlah ASN yg terlibat. Bila perlu koordinasikan dengan BKD Provinsi. Hal ini segera kita lakukan agar keadaan cepat kembali normal seperti semula,” tuturnya.
Dalam arahanya, Herman Deru juga meminta Plt Bupati Muba untuk terus memonitor stabilnya kondisi ekonomi dan jalannya proses pembangunan di Muba. “Karena ini terkait pembangunan, untuk itu Saya meminta Plt Bupati dan bejabat teknis yang terkait untuk menjaga kestabilan ekonomi dan pembangunan,” tegasnya.
Diujung arahannya, Herman Deru meminta Pemerintah Kabupaten Muba untuk tidak segan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumsel dalam menjalankan tugas di lapangan. “Sebagai gubernur, jika ada yang tidak terselesaikan pernak-pernik dilapangan dan masalah administrasi saya minta pemkab muba tidak segan untuk berdiskusi bersma dengan Pemprov Sumsel dan Forkopimda untuk mencari jalan keluarnnya bersama-sama dan harus berkesinambungan sinergisitasnya,” tutupnya.
Menyingung kasus hukum yang sedang dialami oleh Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin, Herman Deru semua pihak untuk tetap memegang teguh asas praduga tak bersalah. Orang nomor satu di Sumsel ini menghormati proses hukum yang berjalan samapai putusan akhir. “Terkait kasus Bupati Muba kita harus memegang teguh asas praduga tak bersalah, sudah menjadi aturan di negara ini sampai putusan akhir nanti,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut turut dihadiri Pj Sekda Pemprov Sumsel SA Supriono, serta Forkopimda Muba diantaranya Ketua DPRD Muba Sugondo SH, Dandim 0401 Muba Letkol Arh Faris, Kurniawan SST MT MSi, Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy SH Sik MSi, Kajari Muba Marcos MM Simare-Mare SH MHum, Ketua Pengadilan Negeri Sekayu Hendra Halomoan SH MH diwakili hakim anggota M Novriyanto SH, Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi MSi, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Muba H Yudi Herzandi SH MH dan Kepala Bagian Tapem Setda Muba H Irwan Syazili.(red)



