- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
- Protes Meluas, Warga Banyuasin Kesulitan Air Bersih
Berbagi di Tengah Pandemi, Santuni 150 Anak Yatim
PALEMBANG, SIMBUR – Di tengah pandemi Covid-19 dan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang diperpanjang hingga Senin (23/8) sekitar pukul 09.00 WIB tidak menyurutkan sejumlah donatur untuk perduli dan berbagi kepada mereka yang membutuhkan. Sebanyak 150 anak yatim piatu mendapat santunan berupa sembako dan sejumlah uang.
Kegiatan berbagi ini digelar di Masjid Al Ikhlas, di RT 14/35, Kelurahan 32 Ilir, Lorong Kebon Gede 1, Jalan Pangeran Sido Ing Lautan, Kecamatan Ilir Barat II. Kegiatan amal bertepatan dengan 10 Muharram ini juga termasuk bulan utama setelah bulan suci Ramadan, dibuka dengan doa bersama dan pembacaan surat Yasin
Ustaz Ama, salah satu donatur menyumbabgkan berupa 90 karung beras. Di tempat lain ada 60 lagi jadi total 150 anak. Dikatakan Yanto Saibi, Ketua RT 14, juga mewakili RT 35 dan 36, santunan ini dari Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Eko Indra Heri MM, Karo SDM Kombes Pol Ucu dan Kapolres Muba AKBP Alamsyah Palupesy SIk, serta rekan media.
“Alhamdulilah hari ini sudah didaftarkan ada sekitar 90 anak yatim. Setiap anak kebagian 5 kg beras,” ujar Uztaz Amma.
Harapan kami setiap tahun bisa menjadi kalender. “Setiap tahun diharapkan ada bantuan seperti ini, anak yatim bisa bahagia, apalagi ditengah pandemi. Semoga segera berakhir, jadi bisa bekerja dan beraktivitas seperti sediakala,” ujarnya.
Yanto Saibi mewaikili warga mengucapkan banyak terimaksih semoga dibalas keberkahan dan kemurahan rezeki bagi para donatur yang peduli. (nrd)



