- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Kasus Covid-19 Meningkat, Tunda Sekolah Tatap Muka
PALEMBANG, SIMBUR – Kasus Covid-19 di Kota Palembang semakin meningkat. Karena itu, pembelajaran tatap muka di sekolah pada 12 Juli mendatang terpaksa ditunda. Hal itu diungkap Wali Kota Palembang H Harnojoyo usai memimpin rapat persiapan sekolah tatap muka, Senin (5/7).
“Mengingat Covid-19 masih meningkat, hunian rumah sakit sudah mencapai 70 persen. Kami sepakati untuk sekolah belum bisa dilakukan secara tatap muka,” kata Harnojoyo.
Wako tidak ingin ada siswa yang terpapar Covid 19 meski sebelumnya beberapa sekolah di kota ini telah melakukan simulasi untuk menghadapi pembelajaran tatap muka. “Saat ini juga kami ada aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat yang mengharuskan aktivitas belajar mengajar kembali dilakukan secara daring,” tegasnya.
Meski demikan, Pemkot Palembang terus berupaya melakukan pemercepatan vaksinasi guru dan siswa dengan menargetkan minimal 80 persen. Tujuannya untuk memperkuat imun saat kegiatan belajar mengajar. “Kami juga sepakati untuk jalan keluarnya. Kami menargetkan guru dan pelajar 80 persen divaksin sebagai harapan untuk imunnya saat melakukan tatap muka,” ujarnya.
Harnojoyo menambahkan, vaksin juga akan dilakukan kepada anak-anak usia 12-17 tahun sehingga berdampak pada penguatan imun terhadap anak-anak. “Tinggal siswa-siswanya. Sekarang kami juga mau ke anak-anak upayakan semaksimal mungkin antibodi kuat menahan Corona sehingga tidak ada lagi keresahan,” jelas dia.(kbs/rel)



