Kapolda Sumsel: Perang terhadap Narkoba adalah Jihad

PALEMBANG, SIMBUR – Implementasi program prioritas Kapolri Presisi di bidang transformasi operasional. Sekaligus berbarengan dengan hari Anti Narkotika Internasional dan menyambut HUT Bhayangkara ke-75. Karena itu, Polda Sumsel me-launching Forum Komunitas Virtual Mang Pedeka Bersinar, Aplikasi Smile dan Buku Saku Milenial Berjudul What Is Narcotics.

“Kami menyatakan perang terhadap narkoba. Ini merupakan jihad. Saya juga memberikan apresiasi kepada Ditres Narkoba Polda Sumsel dan jajaran dengan terselenggaranya kegiatan ini. Ini merupakan bentuk ikhtiar kami dalam mencegah dan melindungi masyarakat Provinsi Sumsel dari setiap ancaman narkotika,” jelas
Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Eko Indra Heri MM, Rabu (23/6) siang.

Jenderal bintang dua ini secara jelas mengatakan, narkotika ini ketahui begitu merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat mulai dari dampak fisik, psikologis, spiritual, sosiologis serta keamanan dan ketertiban masyarakat. “Penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan bahan adiktif, yang mewabah di massa awal millenium. Tentunya merupakan problematika sosial yang sangat memperihatinkan, bagaikan senjata pemusnah massal yang meledak di tengah-tengah kehidupan masyarakat,” timbangnya.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Istu Hariono SIK MH mengatakan, maka mendukung pemberantasan narkotika, ia menginisiasi membentuk forum komunitas virtual mang PDK bersinar dan aplikasi sahabat milenial anti narkoba.

“Dengan harapan upaya ini dapat mewujudkan peningkatan partisipasi masyarakat dalam pencegahan dan pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran gelap Narkotika atau P4GN. Ditres Narkoba Polda Sumsel selalu berupaya meningkatkan kerjasama untuk menjadikan daerah Sumsel bersih narkoba,” harapnya.

Sebelumnya perang terhadap narkoba dengan menyasar sarang peredaran barang pembawa petaka ini di Tangga Buntung, di Jalan PSI Lautan, Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus, Palembang, pada Minggu (20/6) siang.

Tim gabungan Brimob, Satres Narkoba Polrestabes Palembang bersenjata lengkap mengamankan sebanyak 6 orang pelaku. Mereka yakni, HR (37) warga Lorong Manggis, ID (38) warga Lorong Cek Latah, dan JF (23) warga Jalan PSI Lautan, Lorong Gayam, ketiganya diamankan.

Kemudian seorang perempuan RH (47) warga Jalan PSI Lautan, AM (18) warga Jalan PSI Lautan dan MS (17) warga Jalan PSI Lautan. Ketiganya diamankan di Lorong Cek Latah, petugas juga mengamankan sabu 1,82 gram sabu.

“Keseriusan kami buktikan dengan memberantas sarang peredaran narkotika. Kami tidak main-main dengan para pelaku kejahatan narkoba. Saya berharap warga Sumsel bersama-sama mendukung sebagai garda terdepan dan musuh bersama, perang terhadap narkotika,” tukasnya. (nrd)